Sederet Restoran Ditutup Akibat Langgar Aturan di Hari Pertama PSBB DKI Jakarta

“Kami minta kepada restoran, rumah makan atau kafe untuk menyediakan layanan pesan antar atau melalui daring, bukan layanan makan di tempat,”


zoom-inlihat foto
restoran-amigos-3.jpg
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Ilustrasi restoran ditutup pada masa PSBB DKI Jakarta - Restoran Amigos di Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020).(TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)


“Kami minta kepada restoran, rumah makan atau kafe untuk menyediakan layanan pesan antar atau melalui daring, bukan layanan makan di tempat,”

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Delapan restoran di DKI Jakarta terpaksa ditutup selama 1x24 jam mulai Senin (14/9/2020).

Jenis pelanggarannya karena membuka layanan makan dan minum di restoran selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlangsung.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, mereka baru pertama kali melanggar, sehingga jenis sanksinya berupa penutupan operasi selama 1x24 jam.

Hal itu tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 79 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Dengan demikian, mereka baru diizinkan beroperasi kembali mulai Rabu (16/9/2020).

“Dari laporan yang dilakukan anggota kami di lapangan ada delapan tempat. Rinciannya di restoran Upnormal Rawamangun, rumah makan Bandar Condet, Rumbo S’tar dan Kafe Rock, rumah makan padang, nasi uduk dan lain-lain,” kata Arifin di Balai Kota DKI pada Selasa (15/9/2020).

Baca: DKI Jakarta Perketat PSBB, Presiden Jokowi Angkat Bicara: Jangan Buru-buru Tutup Wilayah

Baca: Komentari Surat Bos Djarum untuk Jokowi Tolak PSBB Diperketat, YLKI: Mencerminkan Kepentingan Bisnis

Menurutnya, jumlah restoran dan tempat usaha yang melanggar terus berkurang.

Artinya, tingkat kesadaran mereka mengenai pentingnya protokol kesehatan Covid-19 semakin membaik.

“Hari ini saya dengan anggota di jajaran provinsi kembali melakukan rencana aksi operasi untuk 14 hari ke depan,” ujar Arifin.

Dalam kesempatan itu, Arifin meminta kepada pengelola restoran, rumah makan atau tempat usaha lainnya untuk meniadakan layanan makan dan minum di tempat.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved