Pelanggar Protokol Kesehatan di Sumbar Kini Bisa Dikenai Hukuman Kurungan Maksimal Satu Bulan

Pemerintah Daerah Sumatera Barat sahkan perda baru, kini pelanggar protokol kesehatan bisa dikenai sanksi kurungan penjara.


zoom-inlihat foto
pemda-sumbar-sahkan-perda-protokol-kesehatan-baru.jpg
Kompas.com/Perdana Putra
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menandatangani nota Perda Adaptasi Kebiasaan baru, Jumat (11/9/2020) di ruang rapat DPRD Sumbar.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah Daerah Sumatera Barat resmi memiliki Peraturan Daerah (Perda) baru yang mengatur adaptasi kebiasaan baru Covid-19.

Pengesahan perda tersebut dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Sumbar, pada Jumat (11/9/2020).

Perda tersebut diterbitkan Pemda Sumbar dalam rangka menghentikan laju penyebaran Covid-19 di daerah tersebut.

Dalam perda baru itu, ada tambahan beberapa pasal baru yang mengatur sanksi pelanggar protokol kesehatan.

Terdapat sanksi administrasi hingga hukuman kurungan bagi pelanggarnya.

Menurut Pemda Sumbar, penambahan pasal tersebut dilakukan agar pelanggar memiliki efek jera yang lebih ampuh ketimbang sebelumnya.

Selain itu, ada juga pasal yang mengatur reward atau hadiah bagi pihak yang berjasa memutus mata rantai penularan Covid-19.

Baca: Skandal Langgar Protokol Covid-19 dan Bawa Perempuan ke Hotel, 2 Pemain Timnas Inggris Ini Dihukum

Baca: Langgar Protokol Kesehatan, Warga Sebut Pilih Dihukum Masuk Peti Mati karena Tak Punya Uang

"Hari ini kita sahkan Perda tentang adaptasi kebiasaan baru. Perda ini mengatur tentang tata cara kehidupan masyarakat di adaptasi baru," kata Ketua DPRD Sumbar Supardi usai memimpin paripurna, Jumat.

Supardi mengatakan, Perda ini diproses secara cepat.

Setelah diajukan eksekutif pada 28 Agustus 2020, kemudian disahkan pada 11 September 2020.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved