Hari Ini dalam Sejarah 11 September 1967: Tentara China dan India Bentrok di Himalaya

Diperkirakan ada lebih dari 150 tentara India dan 340 tentara China yang tewas dalam bentrokan tersebut.


zoom-inlihat foto
garis-mcmohan-yang-menandai.jpg
Wikimedia Commons/Central Intelligence Agency
Garis McMohan (merah) yang menandai perbatasan antara China dan India

Diperkirakan ada lebih dari 150 tentara India dan 340 tentara China yang tewas dalam bentrokan tersebut.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tentara China menyerang pos India di perbatasan kedua negara itu, Himalaya, pada 11 September 1967.

Bentrokan terjadi setelah tentara India memasang kawat berduri di sepanjang garis perbatasan yang mereka akui.

Tentara China kemudian melepaskan tembakan dan menggunakan artileri untuk menyerang tentara India.

Diperkirakan ada lebih dari 150 tentara India dan 340 tentara China yang tewas dalam bentrokan tersebut.

India dapat dikatakan menang karena tentaranya berhasil menghancurkan benteng-benteng China dan memaksa tentara China mundur ke wilayah mereka di dekat Cho La.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 10 September 1897: Pertama Kalinya Pengemudi Mobil Didenda karena Mabuk

  • Asal usul konflik


Asal usul konflik antara India dan China mengenai perbatasan dapat ditarik hingga tahun 1914 silam.

Saat itu perwakilan dari Inggris, China, dan Tibet berkumpul di Simla untuk bernegosiasi mengenai status Tibet dan perbatasan antara China dan India yang saat itu berada di bawah Inggris.

China menolak menyetujui perjanjian dan meminta Tibet tetap menjadi daerah otonom serta berada di bawah pengaruh China.

Inggris dan Tibet menandatangani perjanjian yang melahirkan Garis McMohan sepanjang 550 mil di Himalaya yang menjadi batas antara India dan China.

Namun, China tidak pernah menyetujuinya.

Tensi antara keduanya meningkat pada tahun 1950-an.

China menegaskan bahwa Tibet tidak pernah merdeka dan tidak dapat menandatangi perjanjian yang memunculkan perbatasan internasional.

China  berusaha mengendalikan jalur penting dekat perbatasan baratnya, di Xinjiang.

Sementara India dan sekutu baratnya melihatnya sebagai usaha memperluas pengaruh komunisme gaya Mao ke seluruh wilayah tersebut.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 9 September 1976: Pendiri Republik Rakyat Tiongkok Mao Zedong Meninggal

  • Perang 1962


Perang di antara keduanya meletus pada tahun 1962.

Pasukan China melewati Garis McMohan dan masuk ke wilayah India, merebut jalur pegunungan dan kota-kota di sana.

Perang berlangsung selama satu bulan, jumlah korban tewas di India mencapai 1.000 jiwa.

Sementara militer China kehilangan 800 nyawa tentaranya.

Pada bulan November, Perdana Menteri Zhou Enlai menyatakan genjatan senjata.

China secara tidak resmi menggambar ulang garis perbatasan di tempat yang sudah mereka kuasai.

Garis itu dikenal sebagai Line of Actual Control.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Patung David Mahakarya Michelangelo Diperlihatkan kepada Masyarakat

  • Bentrokan 1967


Setelah kalah dari China dalam perang tahun 1962, India memperbesar militernya.

Jumlah militer India menjadi lebih banyak dua kali lipat.

Saat itu, di tempat bentrokan pernah terjadi, ada Kerajaan Sikkim yang semi-merdeka dan dibawah protektorat India.

Partai Komunis China mendorong penduduk Sikkim untuk menyatakan kemerdekaannya dari India.

Pada tahun 1967, konflik mulai terjadi ketika ada peningkatan aktivitas nonmiliter.

Berbagai proyek yang dijalankan India, seperti proyek jalan dan bangunan kecil, dekat jalur pegunungan di Nathu La menyebabkan insiden kecil antara tentara India dan China.

Pada 9 September, surat kabar China mengkalim tentara India telah melewati perbatasan dan menyerang tentara China,

Dua hari kemudian, tentara India mengganti pagar tua dengan pagar kawat berduri.

Tentara China berdebat dengan mereka dan melepaskan tembakan, banyak tentara India yang melarikan diri.

Pada hari yang sama, pasukan China melakukan serangan.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Eugene Lefebvre Jadi Pilot Pertama yang Tewas karena Kecelakaan Pesawat

Selama tiga hari kedua belah pihak berperang menggunakan arileri, mortar, dan senapan mesin,

China mengklaim ada 36 tentaranya yang tewas atau terluka.

Sementara India mengklaim ada sekitar 400 tentara China yang tewas

Ada lebih banyak benteng China yang dihancurkan, karena artileri India ditempatkan di lokasi yang lebih baik.

Gencatan senjata dicapai melalui diplomasi tingkat tinggi.[4]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Tentara India dan China Bentrok di Himalaya
Pada 11 September 1967
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved