Hari Ini dalam Sejarah 9 September 1976: Pendiri Republik Rakyat Tiongkok Mao Zedong Meninggal

Mao Zedong dianggap sebagai salah satu tokoh komunis terpenting pada masa Perang Dingin


zoom-inlihat foto
pendiri-rrt-mao-zedong.jpg
Kolase Wikimedia Commons
Pendiri Republik Rakyat Tiongkok Mao Zedong

Mao Zedong dianggap sebagai salah satu tokoh komunis terpenting pada masa Perang Dingin




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemimpin komunis China dan pendiri Republik Rakyat Tiongkok, Mao Zedong, meninggal pada 9 September 1976.

Mao Zedong memimpin orang-orang China melewati revolusi panjang dan berkuasa di pemerintahan komunis sejak didirikan pada tahun 1949.

Selain itu, Mao Zedong juga menjadi salah satu anggota pendiri Partai Komunis Tiongkok.

Mao Zedong mulai jarang tampil di depan publik ketika usianya hampir menginjak 80 tahun.

Dia juga mulai menderita efek penyakit Parkinson yang membuatnya lemah.

Mao Zedong meninggal pada usia 82 tahun dan saat itu masih memegang posisi Ketua Partai Komunis Tiongkok.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Patung David Mahakarya Michelangelo Diperlihatkan kepada Masyarakat

Patung Mao Zedong di Changsa
Patung Mao Zedong di Changsa (Wikimedia Commons)

  • Pendidikan dan karier awal


Mao Zedong lahir pada 26 Desember 1893 dari keluarga petani di Shaoshan, Provinsi Hunan, China tengah.

Pada usia delapan tahun, dia mendapat pendidikan dasar di desa tempat tinggalnya

Karena ada masalah dengan ayahnya, dia meninggalkan keluarganya untuk belajar di tempat lain dan kemudian meneruskan di sekolah menengah di Changsa.

Di sana dia mulai mengenal ide-ide baru dari barat dan belajar ide revolusioner.

Mao kemudian meneruskan pendidikannya dan lulus pada tahun 1918.

Dia lanjut berkuliah di Universitas Peking, pusat intelektual terkemuka di China.

Mao sempat menjadi prajurit selama enam bulan di tentara revolusioner di Hunan.

Pada Januari 1921, dia menjadikan Marxisme sebagai dasar filsafat dari revolusi di China.

Mao menikahi Yang Kaihui pada musim dingin 1920 dan setahun kemudian dia menghadiri Kongres Pertama Partai Komunis China (CCP).[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Eugene Lefebvre Jadi Pilot Pertama yang Tewas karena Kecelakaan Pesawat

  • Mao dan revolusi


Mao menjadi anggota pendiri Partai Komunis China dan membentuk cabang di Hunan.

Pada tahun 1923, partai nasionalis Kuomintang bersekutu dengan CCP untuk mengalahkan para pemimpin militer yang menguasai China utara.

Namun, pemimpin KMT Chiang Kai-shek menjalankan kampanye antikomunis.

Mao dan para komunis mundur ke China tenggara dan pada 1934 memimpin para pengikutnya melakukan perjalanan panjang ke barat laut China untuk membangun markas baru.

CCP dan KMT kembali besekutu selama perang delapan tahun antara China dan Jepang.

Namun, setelah Perang Dunia II berakhir, perang sipil kembali terjadi di antara mereka.

Komunis menang dan pada 1 Oktober 1949 Mao menyatakan berdirinya Republik Rakyat Tiongkon (RRT).

Dia dan para pemimpin komunis lainnya mulai membentuk kembali masyarakat China.

Industri berada di bawah kepemilikan negara dan pihak oposisi ditekan.

Untuk mengenalkan komunisme ala China, Mao melakukan "Lompatan Jauh ke Depan".

Ada mobilisasi buruh untuk meningkatkan hasil pertanian dan industri.

Namun, kebijakan ini menyebabkan kelaparan dan jutaan kematian dan diputuskan dihapus.

Untuk menegaskan otoritasnya, Mao menjalankan "Revolusi Kebudayaan" pada tahun 1966 untuk menyingkirkan unsur "tidak murni" di negara itu dan membangkitkan kembali jiwa revolusioner.[3]

  • Kematian


Pada tahun 1972, untuk menguatkan posisinya dalam sejarah China, Mao Zedong bertemu Presiden AS Richard Nixon.

Pertemuan ini mengurangi ketegangan AS-China dan menunjukkan China sebagai salah satu pemain penting dalam perpolitikan dunia.

Selama pertemuan tersebut, kesehatan Mao terlihat menurun.

Mao meninggal pada 9 September 1976 di Beijing dalam usia 82 tahun karena komplikasi penyakit Parkinson.

Dia dianggap sebagai salah satu tokoh komunis terpenting pada masa Perang Dingin.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 5 September: Rusia Mengenakan Pajak Jenggot kepada para Pria, Apa Alasannya?

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Mao Zedong meninggal
Pada 9 September 1976
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved