Hari Ini dalam Sejarah: Eugene Lefebvre Jadi Pilot Pertama yang Tewas karena Kecelakaan Pesawat

Karena sangat mahir mengendalikan pesawat, Levebfre juga dianggap sebagai penerbang aerobatik pertama di dunia


zoom-inlihat foto
eugene-lefebvre.jpg
Kolase earlyaviators.com dan ctie.monash.edu.au
Eugene Lefebvre, pilot pertama yang tewas akibat kecelakaan pesawat

Karena sangat mahir mengendalikan pesawat, Levebfre juga dianggap sebagai penerbang aerobatik pertama di dunia




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penerbang berkebangsaan Prancis, Eugene Lefebvre, menjadi pilot pertama yang tewas yang dalam kecelakaan pesawat.

Pada 7 September 1909 petang hari, Eugene Lefebvre sedang mengetes pesawat baru buatan perusahaan Wright.

Dia terbang dengan kecepatan 70 km/jam dan kemudian pesawatnya terjun ke tanah dan membuatnya tewas.

Karena sangat mahir mengendalikan pesawat, Lefebvre juga dianggap sebagai penerbang aerobatik pertama di dunia.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 5 September: Rusia Mengenakan Pajak Jenggot kepada para Pria, Apa Alasannya?

Eugene Lefebvre di Reims pada Agustus 1909
Eugene Lefebvre di Reims pada Agustus 1909 (Earlyaviators.com)

  • Sekilas Lefebvre


Eugène Ernest Arsène Lefebvre lahir dai Corbie, Prancis selatan, pada 4 Oktober 1878.

Dia adalah putra seorang insinyur sipil yang sukses dan mendapat pendidikan di "Institut Industriel du Nord de France" di Lille.

Pada masa mudanya, Lefebvre adalah seorang pembalap sepeda yang sukses.

Setelah lulus, dia bergabung di perusahaan yang membangun dan memasang mesin pendingin di kapal, menghabiskan tiga tahun di Rusia.

Setelah kembali ke Prancis, dia dipekerjakan sebagai insinyur oleh Ariel, perusahaan milik Wright di Prancis.

Dia belajar menerbangkan pesawat ketika pilot perusahaan tersebut, Paul Tissandier dan Charles de Lambert, sedang berhalangan.

Lefebvre pertama terbang pada 18 Juli 1909.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 4 September: Romulus Augustus Turun Tahta, Kekaisaran Romawi Barat Berakhir

  • Stunt Flying dan Lefebvre


Stunt flying atau pertunjukan kemahiran terbang yang memerlukan keterampilan tinggi dan keberanian.

Pertunjukan ini biasa dilakukan untuk keperluan pembuatan film atau sebagai hiburan.

Stunt flying dilakukan satu atau dua pilot dan menggunakan berbagai piranti terbang seperti pesawat peluncur dan parasut.

Pada awal abad ke-20, stunt flying mulai menggunakan pesawat bertenaga atau bermesin.

Wright bersaudara, untuk menunjukkan kemampuan desain mereka, mulai melibatkan pilot profesional unntuk pertunjukan yang lebih berani.

Saat itu, Lefebvre sudah menjadi insinyur dan kepala pilot perusahaan Wright di Prancis.

Dia juga berpatisipasi di Grande Semaine d'Aviation of Reims dan finis di keempat di ajang Gordon Bennett Trophy.

Pertunjukannya yang spektakuler di Reims membuatnya dianggap sebagai pilot aerobatik pertama.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 3 September: 11 Hari di Inggris Hilang karena Kalender Gregorian Digunakan

  • Tewas dalam Kecelakaan


Karier Lefebvre di bidang kedirgantaraa berakhir karena kecelakaan pada 7 September 1909 18.45.

Saat itu, dia sedang mengetes pesawat baru buatan Wright.

Dia terbang pada kecepatan 70 km/h dengan ketinggian 6 meter di tanah.[3]
Namun, pesawatnya tiba-tiba terjun ke bawah.

Penyebab kecelakaan ini kemungkinan kegagalan kendali elevator.

Dia mengalami luka di kepala dan meninggal seketika.

Lefebvre menjadi pilot pertama yang meninggal karena kecelakaan pesawat.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 2 September: Kelahiran Internet, Apa Pesan Pertama yang Dikirim via Internet?

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Eugene Lefebvre tewas dalam kecelakaan pesawat
Pada 7 September 1909
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved