Sanksi Pelanggar PSBB dengan Masuk Peti Mati Dikritik Pedas, Satpol PP: Hanya Improvisasi

Dikritik politikus Partai Demokrat terkait dengan hukuman masuk peti mati, Satpol PP DKI Jakarta sebut sanksi tersebut hanya improvisasi.


zoom-inlihat foto
hukuman-peti-mati-98898.jpg
Tribun Jakarta / Bima Putra
FOTO: Pelanggar protokol kesehatan di Kelurahan Kalisari yang memilih sanksi masuk peti mati di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (6/9/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mendapat kritikan dari berbagai pihak, Satpol PP DKI Jakarta mengatakan jika sanksi masuk ke peti mati hanyalah improvisasi.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan sanksi masuk peti mati tidak ada dalam di peraturan gubernur.

Oleh karena itu, kini sudah ada lagi sanksi peti mati kepada masyarakat yang tidak mengenakan masker.

Menanggapi berbagai kritikan yang ditujukan terhadap sanksi masuk peti mati, sanksi tersebut akhirnya dihentikan.

Pasalnya, aturan yang mengatakan hukuman masuk peti mati bagi pelanggar PSBB itu tidak ada.

Arifin kemudian menerangkan, pihaknya berpedoman pada Peraturan Gubernur Nomor 79 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Regulasi itu hanya menjelaskan jenis sanksi sosial, denda progresif dan penutupan tempat usaha bagi yang melanggar.

“Sekarang sudah nggak lagi (sanksi masuk peti mati bagi yang melanggar tidak memakai masker),” kata Arifin saat dihubungi pada Jumat (4/9/2020).

Baca: Jokowi Terbitkan Inpres, Masyarakat yang Tak Terapkan Protokol Kesehatan Bakal Kena Sanksi Ini

Baca: Warga yang Langgar PSBB dan Tak Pakai Masker Diberi Hukuman Dimasukkan ke Peti Mati Covid-19

Arifin mengatakan, sanksi masuk peti mati sebetulnya hanya improvisasi petugas gabungan yang ada di lapangan, seperti Satpol PP tingkat provinsi, kota hingga kecamatan.

Mereka yang tak bermasker, sementara masuk ke dalam peti sambil menunggu giliran membersihkan fasilitas umum.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved