"Pada titik ini dia (Messi) sedang mengevaluasinya."
"Para pemimpin klub memintanya untuk tetap tinggal. Leo akan segera menyelesaikannya dan masalah itu akan dikomunikasikan."
"Kita akan melihat bagaimana masalah ini berakhir," tulis Arevalo melanjutkan.
Namun, tidak sosok senior ini belum diketahui secara psti yang dimaksud dalam laporan Arevalo tersebut.
Sampai saat ini, masih belum ada pernyataan resmi, baik dari pihak Messi maupun Barcelona, tentang masa depan sang megabintang di Camp Nou.
Messi dicap sebagai pengkhianat?
Kemana klub yang dituju Messi bahkan sudah diramalkan oleh banyak media-media di Eropa.
Paling serius adalah kabar mendaratnya Lionel Messi di Inggris bersama Manchester City yang diasuh oleh eks pelatih Barcelona, Pep Guardiola.
Memang belum ada kesepakatan apapun antara Barcelona, selaku pemilik sah kontrak Lionel Messi dan Manchester City.
Namun, tampaknya klub berjuluk The Citizens itu sangat percaya diri bisa mewujudkan transfer sensasional tersebut.
Jurnalis kawakan bernama Marcelo Bechler membocorkan kabar bahwa City telah mempersiapkan video untuk diperlihatkan dalam acara presentasi Messi nanti.
Baca: Kongkalikong Presiden Barcelona dan Ronald Koeman Berandil Besar Keinginan Lionel Messi Pindah
Baca: Saga Kontrak Messi: Tak Mau Liga Spanyol Makin Sepi Peminat, Otoritas LaLiga Berpihak ke Barcelona
Siapa sosok jurnlais Marcelo Bechler?
Pria ini adalah jurnalis olahraga asal Brasil yang pertama kali membuka informasi tentang kepindahan Neymar dari Barcelona ke Paris Saint-Germain (PSG) pada 2017 lalu.
Bechler pula yang menjadi figur sentral kala awal mula memberitakan adanya keributan konflik dahsyat antara Lionel Messi dan manajemen Barcelona pada akhir musim 2019-20 lalu.
Kini, Bechler memberitakan bahwa Manchester City telah mulai untuk mempersiapkan penyambutan kehadiran Lionel Messi.
"Mereka meminta sebuah perusahaan produksi besar untuk menyiapkan materi audiovisual berisi rekaman kompilasi aksi Messi," tulis Bechler di Twitter.
Messi sendiri masih sibuk berperang melawan Barcelona terkait interpretasi klausul dalam kontrak.
Pihak Messi menilai klausul pelepasan senilai 700 juta euro (Rp 12, 2 triliun) yang tercantum di kontraknya sudah tidak berlaku terhitung akhir Agustus 2020.
Baca: Pecah Jadi Dua Kubu, Geng Lionel Messi Tak Kompak Bersuara Terkait Masalah Sang Kapten di Barcelona
Baca: Difitnah Merebut Nomor Punggung 10 Lionel Messi di Barcelona, Martin Braithwaite Beri Pembelaan
Dengan demikian, kapten timnas Argentina itu bisa dibeli klub lain dengan harga jauh lebih rendah atau bahkan gratis.
Di sisi lain, pihak manajemen Barcelona bersikeras klausul pelepasan tersebut masih berlaku.