Kongkalikong Presiden Barcelona dan Ronald Koeman Berandil Besar Keinginan Lionel Messi Pindah

Dengan pasang pelatih yang tak disukai Messi seperti Ronald Koeman, Josep Bartomeu disebut bersekongkol untuk mengusir Lionel Messi dari Barcelona.


zoom-inlihat foto
barto-koman.jpg
AFP/Joan Monfort
Presiden Josep Bartomeu (kiri) ketika memperkenalkan pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Relasi antara manajemen Barcelona dengan Lionel Messi semakin buruk.

Hal ini ditandai dengan ketiadaan sosok Lionel Messi di skuad Barcelona ketika menjalani tes PCR COVID-19 jelang pembukaan pramusim, Minggu (30/8/2020) pukul 10.15 waktu setempat.

Sebelumnya, hubungan antara Lionel Messi dan Barcelona memanas.

Setelah Ronald Koeman berbicara empat mata dan meminta sang kapten untuk tidak lagi merasa dispesialkan, pihak Lionel Messi pun mengirim surat faks permintaan pemutusan kontrak pada pekan lalu.

Berita tentang rencana hengkangnya Messi dari Barcelona memang sudah tercium sejak beberapa musim terakhir.

Namun, tidak sekuat dan sesensitif seperti situasi saat sekarang.

Beberapa variabel kejadian dan serangkaian masalah Barcelona sebelum-sebelumnya, semakin nyata sinyal bahwa Lionel Messi akan meninggalkan klub berjuluk Los Cules itu pada musim panas 2020 ini.

Kemana klub yang dituju Messi bahkan sudah diramalkan oleh banyak media di Eropa.

Paling serius adalah kabar mendaratnya Lionel Messi di Inggris bersama Manchester City yang diasuh oleh eks pelatih Barcelona, Pep Guardiola.

Baca: Saga Kontrak Messi: Tak Mau Liga Spanyol Makin Sepi Peminat, Otoritas LaLiga Berpihak ke Barcelona

Baca: Respons Ultimatum Barcelona, Lionel Messi Siap Buka Rahasia Dibalik Alasannya Ingin Tinggalkan Klub

Selain Messi, empat pemain yang diusik oleh pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman untuk rencana tim musim 2020-2021 juga tak datang.

Keempat pemain tersebut adalah Luis Suarez, Arturo Vidal, Ivan Rakitic, dan Samuel Umtiti.

Pembahasan soal hubungan renggang antara Barcelona dan Lionel Messi terus memanas.

Lionel Messi (kanan) bersama Presiden FC Barcelona Josep Bartomeu dalam momen penandatanganan kontrak baru hingga 2021 di Barcelona, 25 November 2017.
Lionel Messi (kanan) bersama Presiden FC Barcelona Josep Bartomeu dalam momen penandatanganan kontrak baru hingga 2021 di Barcelona, 25 November 2017. (AFP)

Messi, yang kontraknya akan habis pada 30 Juni 2021, tidak mau memperpanjang masa baktinya di Barcelona.

Kapten Barcelona ini meragukan proyek yang dibangun Josep Maria Bartomeu dan Ronald Koeman.

Adapun Barcelona hanya mau melepas Messi pada bursa transfer musim panas 2020 apabila ada yang mau menebus klausul pelepasan sang megabintang, yakni 700 juta euro (sekitar Rp 12,1 triliun).

Rupanya, Bartomeu dan Koeman memang menginginkan Messi hengkang dari Barcelona.

Expert sepak bola Spanyol, Terry Gibson, mengutarakannya kepada media Inggris, Sky Sports.

Baca: Saga Transfer Barcelona: Lionel Messi Sudah Menelpon Pep Guardiola untuk Pindah ke Manchester City

Baca: Ditawari Kontrak Rp 4,4 Triliun oleh Manchester City, Agen Lionel Messi Sudah Berada di Inggris

"Sekarang adalah pertanda bahwa akan ada perang antara Barcelona dan Messi," kata Terry Gibson melansir dari Sky Sports.

"Jika Anda bertanya kepada saya apa yang akhirnya akan terjadi, maka saya pikir Manchester City kini menjadi klub terdepan untuk mendapatkan Messi."

"Sebagian dari diri saya berpikir Bartomeu dan Koeman ingin melihat Messi pergi."





Halaman
123
Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved