Rusia Sebut Latihan Militer AS di Estonia Sangat Provokatif dan Bahayakan Stabilitas Kawasan

Rusia mengingatkan Amerika Serikat dan NATO untuk berhati-hati terkait situasi ketegangan di benua Eropa.


zoom-inlihat foto
presiden-rusia-vladimir-putin.jpg
news.sky.com
Presiden Rusia, Vladimir Putin. Rusia menyebut latihan militer AS di Estonia sangat berbau provokatif dan membahayakan stabilitas kawasan.


Rusia mengingatkan Amerika Serikat dan NATO untuk berhati-hati terkait situasi ketegangan di benua Eropa.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tensi panas hubungan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan China semakin menjadi-jadi.

Saling lempar tuduhan terkait Covid-19 dan perang dagang membuat hubungan antara dua negara besar tersebut semakin tidak mesra.

Situasi terkini, hubungan diplomatik antara Washington dan Beijing semakin memburuk atas aksi saling mengusir kantor konsulat di negara masing-masing.

Namun, tak hanya dengan China, terkini Amerika Serikat juga mengusik situasi Rusia.

Padahal, hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia selama periode Presiden Donald Trump tidak setegang kala masa Barack Obama.

Namun, dengan situasi terkini, Rusia menegaskan penggunaan beberapa sistem peluncuran roket oleh AS selama latihan militer di Estonia provokatif dan sangat berbahaya bagi stabilitas kawasan

Baca: Sekolah Kembali Dibuka Hari Ini, Kasus Covid-19 di Rusia Justru Tembus 1 Juta

 

Presiden Rusia Vladimir Putin (berjas hitam) memeriksa kapal perang Sungai Neva saat parade Hari Angkatan Laut pada Minggu, 26 Juli 2020.
Presiden Rusia Vladimir Putin (berjas hitam) memeriksa kapal perang Sungai Neva saat parade Hari Angkatan Laut pada Minggu, 26 Juli 2020. (ALEXEI DRUZHININ / SPUTNIK / AFP)

"Kami menarik perhatian pada laporan, khususnya di Washington Times, yang berisi seruan anti-Rusia dan informasi pers Amerika atas manuver Angkatan Bersenjata AS di Estonia dari 1 hingga 10 September menggunakan beberapa sistem peluncuran roket di sekitar wilayah perbatasan Rusia (110 km)," kata Kedutaan Besar Rusia untuk AS. 

Menurut Kedutaan Besar Rusia di Washington, negaranya telah berulang kali mengusulkan kepada AS dan sekutunya untuk membatasi kegiatan latihan militer, dan mengalihkan zona latihan dari jalur kontak Rusia-NATO. 

Baca: Rusia Mulai Berani Latih 50 Kapal dan 40 Pesawat Perang di Dekat Perairan Amerika Serikat

"Kami menganggap tindakan Angkatan Bersenjata AS di Estonia provokatif dan sangat berbahaya bagi stabilitas kawasan," tegas  Kedutaan Besar Rusia di AS dalam pernyataan, Senin (31/8/2020) dikutip dari kantor berita TASS. 

"Mengapa demonstrasi (militer) ini menggetarkan pedang? Sinyal apa yang ingin dikirim anggota NATO kepada kami?"











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved