TRIBUNNEWSWIKI.COM - Semakin hari, banyak masyarakat terpapar Covid-19 dan harus dirawat di rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Pasalnya, Covid-19 merupakan virus yang penyebarannya begitu cepat.
Sehingga, pasien yang terkonfirmasi positif harus dilakukan isolasi dan jauh dari orang lain.
Padahal hingga kini, jumlah pasien dirawat dengan pasien yang sembuh tidaklah seimbang.
Hal tersebut ternyata berpengaruh pada kurangnya fasilitas kamar atau ruang isolasi yang disediakan oleh rumah sakit-rumah sakit rujukan.
Meskipun hingga kini angka pasien sembuh sudah sudah lebih seimbang dan relevan dibandingkan beberapa bulan yang lalu.
Kemudian, jika dilakukan isolasi mandiri di rumah, tentu saja hal tersebut bukanlah pilihan yang efektif.
Pasalnya pasien secara tak sengaja pasti akan melakukan kontak dengan anggota keluarga atau kerabat yang bisa mengarah ke perseparan Covid-19 yang baru.
Baca: 8 Tempat Diberi Peringatan Berbentuk Peti Jenazah, Pemkot Jakarta Pusat: Ingatkan Covid-19 Bahaya
Baca: Tak Boleh Isolasi Mandiri, Anies Baswedan Bakal Isolasi Seluruh Pasien Covid-19 ke Rumah Sakit
Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSI) Kota Bekasi, Eko Nugroho mengonfirmasi kapasitas ruang isolasi di rumah sakit swasta hampir penuh.
Disebutkan, sudah 90 persen lebih fasilitas ruang isolasi di rumah sakit swasta terisi.
"Daya tampung untuk pasien covid di tiap RS swasta Kota Bekasi tersisa sekitar 10 persen atau sudah terisi 90 persen dari total kapasitas," ujar Eko, di Bekasi, pada Selasa (1/9/2020).
Eko menjelaskan ada 42 rumah sakit swasta di Kota Bekasi yang menyiapkan ruang isolasi penanganan pasien Covid-19.
Daya tampung ruang isolasi untuk pasien Covid-19 di rumah sakit swasta Kota Bekasi sebanyak 120 tempat tidur.
Peningkatan ini jumlah pasien kasus Covid-19 ini terjadi dalam kurun dua pekan terakhir ini.
Bahkan ada sejumlah rumah sakit yang menambah kapasitas ruang isolasi pasien positif corona.
"Belakangan ini penambahan, sampai ada beberapa RS yang menambah daya tampungnya karena tingginya kasus, menambah ruang isolasi dengan setara ICU ada ventilator tapi engga bisa banyak," beber dia.
Dilansir dari situs corona.bekasikota.go.id, Senin 31 Agustus 2020, kasus Covid-19 secara kumulatif sebanyak 976 dengan angka kematian 54. Adapun kasus sembuh 879, sementara kasus aktif sekarang 43.
Terjadi lonjakan kasus pasien positif corona atau Covid-19 di Kota Bekasi.
Daya tampung rumah sakit untuk isolasi pasien cukup
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memastikan daya tampung rumah sakit di wilayahnya cukup untuk merawat pasien positif corona.