Difitnah Merebut Nomor Punggung 10 Lionel Messi di Barcelona, Martin Braithwaite Beri Pembelaan

Penyerang cadangan Barcelona, Martin Braithwaite menjawab fitnah yang menyatakan dirinya ingin merebut nomor punggung 10 milik kapten Lionel Messi.


zoom-inlihat foto
nratiwaitse.jpg
AFP
Martin Braithwaite dan Lionel Messi.


Sedangkan disisi lain, manajemen Barcelona tak bergeming dan seakan kontras dengan idealisme ataupun opini yang sering diutarakan para pemain, terutama dari Lionel Messi.

Munculnya faks atau surat elektronik pengunduran Lionel Messi beberapa hari lalu semakin menebalkan permusuhan antara kedua kubu di klub berjuluk Los Cules tersebut.

Salah satu yang menjadi pengganjal bagi hubungan antara Lionel Messi dan Barcelona adalah klausul pelepasan dan klausul bebas transfer dalam kontrak.

Piha Messi menilai, klausul pelepasan telah kadaluarsa pada Agustus ini atau akhir musim 2019-20.

Sedangkan Barcelona tetap berpegang teguh bahwa di kontrak Messi, yang dimaksud akhir musim adalah Mei-Juni, dengan mengabaikan adanya Covid-19 yang membuat jadwal Liga Spanyol musim lalu ikut molor.

Sepertinya, usaha Messi untuk pergi secara gratis atau tanpa klausul pelepasan mustahul terjadi musim panas 2020 ini.

Pernyataan resmi dari Otoritas Liga Spanyol, LaLiga, menjadi kabar buruk bagi pihak pemain berjuluk La Pulga itu.

Baca: Kongkalikong Presiden Barcelona dan Ronald Koeman Berandil Besar Keinginan Lionel Messi Pindah

Baca: Saga Kontrak Messi: Tak Mau Liga Spanyol Makin Sepi Peminat, Otoritas LaLiga Berpihak ke Barcelona

LaLiga menyebutkan bahwa klausul kontrak pelepasan Messi senilai 700 juta euro (sekitar Rp 12,2 triliun) masih berlaku.

Hal tersebut membuat Messi harus gigit jari karena dirinya tak bisa pergi secara cuma-cuma pada musim panas 2020 ini.

Lionel Messi. Beredar foto surat pengajuan pemutusan kontrak dari Lionel Messi terhadap manajemen klub Barcelona.
Lionel Messi. Beredar foto surat pengajuan pemutusan kontrak dari Lionel Messi terhadap manajemen klub Barcelona. (Kolase AFP dan Tuttomercatoweb)

Selain itu, kepergian Messi dari Barcelona bisa terhalang karena mustahil ada klub yang mampu membayar sebesar itu.

Kalau ada pun, klub tersebut tentu akan berususan dengan UEFA terkait aturan Financial Fair Play.

Melansir pemberitaan Daily Mirror, hanya ada satu cara yang mungkin bisa diambil Messi.

Cara tersebut adalah dengan menempuh jalur hukum dan mengajukan banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Akan tetapi, langkah pemain 33 tahun itu untuk bertarung di ranah hukum tentu akan cukup sulit.

Pasalnya, bukan hanya Barcelona yang kemungkinan akan berat melepaskan Messi.

LaLiga, sebagai penyelenggara Liga Spanyol, pun pasti akan berusaha sebisa mungkin agar Messi tidak hengkang dari Liga Spanyol.

LaLiga menyatakan bahwa mereka "berada" di pihak Barcelona.

Secara tidak langsung, kepergian Lionel Messi tak hanya akan berdampak drastis bagi Barcelona, namun juga untuk Liga Spanyol dan sepak bola negeri matador itu secara luas.

Keberadaan Messi di Liga Spanyol setidaknya akan membuat suporter atau pecinta sepak bola tetap menyimpan satu dari jutaan alasan untuk tetap mengikuti atau menonton Liga Spanyol.

Dengan popularitas sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, keberadaan Lionel Messi adalah magnet besar bagi pecinta sepak bola, entah yang datang langsung ke stadion atau menyaksikan laga di siaran televisi.

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. (AFP)




Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved