TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pulau Pendek di Kabupaten Buton dijual di situs jual beli online membuat heboh warga desa..
Penjualan Pulau Pendek ini terdapat di situs OLX.
Pulau ini hanya dijual dengan harga Rp 36.500 per meter persegi saja.
Pulau Pendek masuk dalam wilayah Desa Boneatiro, Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.
Diketahui Pulau pendek memiliki pesona alam yang indah.
Baca: Sedang Asik Memancing, Moncong Ikan Sori Ganas Menancap di Leher Remaja Asal Buton Sedalam 15 cm
Baca: Siap Perang dengan China, AS Siagakan Pesawat Pembom Nuklir ke Pulau Misterius di Samudra Hindia
Bukan hanya garis pantai putih saja, namun juga ada terdapat danau yang kehijauan.
Pulau ini juga mempunyai terumbu karang dengan ikan yang melimpah.
Sehingga pendek sempat digadang-gadangkan menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Buton.
Pulau indah ini dijual di situs jual beli online dengan luas sekitar 242,07 hektare.
Sebagai informasi, hanya satu orang saja yang diketahui tinggal di pulau ini.
Dia adalah La Hasa.
La Hasa juga mengaku kaget tentang adanya penjualan Pulau Pendek tersebut.
Dikutp Tribunnewswiki dari Kompas.com, La Hasa mengutarakan, pulau tersebut merupakan kediaman tanah adat leluhurnya, Minggu (30/8/2020).
“Saya tidak tahu dan kaget bahwa pulau ini jual. Karena kami tahu pulau ini adalah kediaman tanah adat dari leluhur kami,” terang La Hasa.
Penjualan di situs jual beli online
Pulau Pendek dijual dengan deskripsi, pulau yang sangat cocok untuk dimanfaatkan sebagai objek wisata.
Harga per meter tanah dari penjualan pulau tersebut juga cukup murah, yakni Rp36.500 saja.
La Hasa yang menjadi penduduk di pulau tersebut mengungkap, dia dan keluarganya yang tinggal di luar pulau sangat keberatan terkait penjualan pulau tersebut.
La Hasa mengatakan pulau tersebut sudah dia tinggali selama puluhan tahun.
Baca: Cara Memblokir STNK agar Tidak Dikenakan Pajak Progresif saat Jual Beli Kendaraan
Baca: Begini Kondisi Terkini Gubernur Kepulauan Riau Isdianto yang Terkonfirmasi Positif Covid-19
“Saya akan mengadakan pertemuan dengan semua keluarga agar langkah apa yang diambil,” kata La Hasa.