Diduga Ada Cinta Segitiga, Polisi Selidiki Kasus Penemuan Jenazah Wanita Dalam Selimut di Tangerang

Diduga di rumah kontrakan tersebut, HY tinggal bersama selingkuhannya MN alias NZ yang kini menjadi terduga pelaku.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-selingkuh-12.jpg
TribunLampung
ILUSTRASI


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Cinta segitiga diduga jadi penyebab kematian wanita di dalam selimut.

Diketahui korban berinisial HY (31) ditemukan tewas dalam keadaan tanpa busana dan terbungkus selimut.

Korban ditemukan di sebuah rumah kontrakan kawasan Kampung Kebantenan, RT 003/008, Pondok Aren, Tangsel.

HY dikenal sebagai penghuni baru di kontrakan tersebut, pasalnya ia baru dua bulan tinggal di sana.

Diduga di rumah kontrakan tersebut, HY tinggal bersama selingkuhannya MN alias NZ yang kini menjadi terduga pelaku.

Baca: Sepasang Kekasih Tewas di Sungai Musi, Kedua Jasad Ditemukan dalam Keadaan Saling Rangkul

Sesungguhnya HY tinggal bersama orangtua dan suaminya di bilangan Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Ditemui di rumah duka, Ruswati (44) tante korban menduga kasus kematian keponakannya tersebut dilandasi persoalan cinta segitiga.

"Kurang tahu pasti alasannya sebenarnya apa, tapi kayaknya cinta segitiga sih kayaknya juga ya," ujar Ruswati di rumah duka, Kamis (27/8/2020).

Keluarga menduga, HY dan NZ menjalin kisah asmara.

Bahkan keluarga menduga HY dan NS sudah menikah.

Baca: Dibantu Rekannya, Seorang Pria Tenggelamkan Pacar yang Hamil 6 Bulan di Sungai hingga Tewas

Ruswati menjelaskan keduanya kenal karena berada di satu lingkup kerja di kawasan Japos, Ciledug, Kota Tangerang.

HY bekerja sebagai asisten rumah tangga, dan NZ berprofesi sebagai sekuriti perumahan sekitar dan kebetulan punya banyak kenalan tetangga korban di Ciledug.

"Kerjanya deket jadi sering ketemu, terus kalau dia (NZ) main ke sini tuh ya kiranya sekalian main ke temen-temennya sekitar sini. Soalnya memang temennya banyak sih di sini," ungkap Ruswati.

Kerap Main ke Rumah Korban

MN alias NZ, pria yang disebut dekat dengan HY, ternyata sering bertandang ke rumah HY di Ciledug.

Diketahui beberapa bulan terakhir NZ yang berstatus terduga pelaku, kerap main k rumah HY hingga membuat risih keluarga.

Baca: Musisi 14 Tahun Tewas Ditabrak Speedboat Saat Memeriksa Jangkar Kapal, Berlayar Bawa Misi Mulia

Penemuan mayat perempuan di Kampung Kebantenan, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa (25/8/2020).
Penemuan mayat perempuan di Kampung Kebantenan, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa (25/8/2020). (Tribun Jakarta / Dokumentasi Polres Tangsel)

Alhasil, kuat dugaan alasan di atas menjadi penyebab HY memilih mengontrak di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

"Ya pikirnya kan waktu itu sama suaminya ya ngontrak jadi ya biasa aja. Sekeluarga mikirnya itu ya sudah suami jadi dibawa lah dia (HY)," jelas Ruswati.

Usut punya usut, HY menikah dengan suami keduanya sekarang dari pernikahan siri dan tidak jelas hubungannya di mata keluarga.

Sehingga, terduga pelaku berinisial MN alias NZ ini dianggap suami barunya korban karena sering datang ke rumah duka.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved