"Pelaku telah diamankan oleh Satreskrim Polres Metro Jaktim saat ini dalam pemeriksaan dan pelaku telah mengakui semua perbuatannya," kata Arie Ardian, Selasa (25/8).
Terpisah, Bocah Yatim Usia 8 Tahun Dicabuli Pamannya Sendiri, Ketahuan Warga Saat Korban Melarikan Diri
Seorang paman di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, tega cabuli keponakannya sendiri.
Dia adalah AH (31) yang tega cabuli N, keponakannya yang baru berusia delapan tahun di rumahnya.
Diketahui N mengalami trauma berat usai mendapatkan perlakuan cabul dari pamannya itu.
Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, N sudah tiga kali menjadi korban pencabulan pelaku.
Atas tindakannya tersebut, akhirnya AH ditangkap oleh Polsek Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
Pelaku tersebut dikenakan Pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.
Baca: Demi Puaskan Hasrat Suaminya, Seorang Pembantu Nekat Cabuli Bayi Majikan Menggunakan Botol Parfum
Baca: Diduga Cabuli Belasan Santriwati, Pimpinan Ponpes di Serang Ditangkap Polisi
Pelaku sudah lama tinggal dengan korban
Kasus pencabulan tersebut terjadi sebab selama ini pelaku sudah lama tinggal dengan korban.
Korban juga hanya bisa menahan menangis saat dicabuli pelaku.
Korban tak tahu harus mengadu kepada siapa.
Sebagai informasi, korban adalah anak yatim yang ayahnya sudah meninggal dunia.
Sedangkan sang ibu menikah lagi dan tinggal dengan suaminya yang sekarang.
N yang masih di bawah umur ini diancam akan dibunuh pelaku jika berani bercerita pada orang lain.
Ancaman tersebut diterima korban saat dipaksa melayani nafsu bejat pamannya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Bayung Lincir AKP Jonroni, Senin (24/8).
"Setiap melakukan aksinya, korban selalu diancam dibunuh. Terakhir korban kabur saat kembali hendak dicabuli tersangka di belakang rumah. Pelaku ini adalah paman dari korban," ujar AKP Jonroni.
Kasus pencabulan tersebut terkuak usai korban berlari sembari menangis di sekitar rumahnya dan dilihat warga.
Mengetahui apa yang telah dialami bocah tersebut, warga terkejut dan menolong anak yatim yang malang itu.