Hasilnya, terdapat jumlah paket pengadaan mencapai 40 dengan kata kunci tersebut sejak 2017.
Pada 2017, ada 5 paket pengadaan dengan nilai Rp 17,68 miliar.
Lalu, jumlahnya meningkat pesat menjadi Rp 56,55 miliar untuk 15 paket pengadaan pada 2018.
Pada tahun selanjutnya, jumlahnya menurun ke angka Rp 6,67 miliar untuk 13 paket pengadaan.
Terakhir, di tahun 2020 ini, sudah ada 9,53 miliar yang dihabiskan untuk 7 paket pengadaan.
ICW menemukan bahwa Kemenparekraf disebut menggunakan 22 paket pengadaan jasa influencer.
Selain Kemenparekraf, Kemendikbud tercatat menggunakan 12 paket pengadaan influencer dengan nilai Rp 1,6 miliar.
Sedangkan Kemenkominfo mengeluarkan dana sebesar Rp 10,83 miliar.
Dan Kemenhub sebesar Rp 195, 8 juta serta Kemenpora Rp 150 juta.
ICW mengklaim pemerintah menghabiskan anggaran negara total Rp90,4 miliar untuk 40 influencer.
(Tribunnewswiki.com/SO/Tribunnews.com/ Reynas Abdila/Kompas.com/ Ihsanuddin)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "ICW Temukan Anggaran Influencer Rp 90 Miliar, Ini Tanggapan Menkominfo" dan di Tribunnews.com "Disebut Kucurkan Anggaran Influencer Terbanyak, Ini Tanggapan Kemenparekraf"