3. Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah
Selanjutnya ada Menaker Ida Fauziah.
Ujang berpendapat, Ida Fauziah dinilai tidak bisa mengendalikan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Mengingat saat pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia banyak karyawan yang dirumahkan atau di-PHK.
Pada (18/4/2020) lalu, Ida juga menyampaikan bahwa berdasarkan data per 16 April 2020 terdapat total 1,9 juta orang yang di PHK maupun dirumahkan akibat pandemi.
4. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly
Ujang juga menyebut Menkumham Yasonna Laoly sebagai menteri yang layak diganti.
Ujang menganggap, Menkumham Yasonna terus menimbulkan kontroversi di masyarakat.
"Sudah tahu sendiri (Yasonna) banyak kontroversi. Tapi masih aman karena partai," ucap Ujang.
Satu diantaranya yang menjadi kontroversi Yasonna saat ini adalah kebijakan asimilasi terhadap 30.000 narapidana.
Atas kebijakan tersebut, Yasonna digugat ke Pengadilan Negeri Surakarta, Jawa Tengah.
5. Menteri-menteri di Bidang Ekonomi
Selain empat menteri di atas, Ujang juga menganggap menteri-menteri di bidang ekonomi juga layak diganti.
Tim menteri ekonomi di kabinet dinilai tak siap menghadapi krisis akibat pandemi ini.
Namun kali ini Ujang tak menyebut spesifik nama menteri yang dinilai perlu diganti.
"Tim menteri ekonomi itu kan tak siap dalam menghadapi Corona. Akhirnya kedodoran," jelasnya.
Baca: Begini Tanggapan Sandiaga Uno Disebut Layak Jadi Menteri di Kabinet Jokowi
Baca: Masuk Deretan Menteri Layak Direshuffle menurut Pengamat, Menkes Terawan Rupanya Dekat dengan Jokowi
Baca: Zulkifli Hasan Sebut Menkes Terawan Menteri Kesayangan Jokowi, Aman dari Gelombang Reshuffle
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, TRIBUNNEWS/Taufik Ismail/Daryono/Fransiskus Adiyudha Prasetya)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Bantah Kabar Reshuffle, Istana: Semua Menteri Sedang Fokus Bekerja Hadapi Covid-19"
dan "Versi Pengamat, Ini Nama-nama Menteri Jokowi yang Dianggap Layak Diganti"