Kabar Duka, Kiai NU Bantaeng Meninggal Dunia 1 Jam Setelah Istrinya Berpulang

Kiai NU Bantaeng, M Idrus Makkawaru (76 tahun) wafat, Minggu (16/8/2020) malam seusai menuntun Syahadat Sakratul Maut sang istri.


zoom-inlihat foto
jenazah-kiai-nu-bantaeng-1.jpg
Tribun Timur / Istimewa
Jenazah kiai NU Bantaeng yang Wafat 1 Jam Usai Tuntun Syahadat Sakratul Maut Sang Istri


Jenazah pasangan suami istri ini dibawa ke Bantaeng, usai salat subuh.

Jaelani menceritakan, almarhum sejak sepeninggal istri pertamanya, Hj Sitti Djawiah, 6 tahun lalu, Kiai Idris memilih bermukim di Makassar.

Saat Pak Kiai menikah, usia Sanibah sudah 68 tahun.

Baca: Hasyim Wahid (Gus Im)

Dia ditemani St Sanibah Binti Haruna, yang juga masih kerabat mendiang isri pertamanya.

Dari istri pertama, Pak Kiai dikaruniai lima anak; tiga pria dua wanita.

Sedangkan dari mendiang istri terakhirnya, Pak Kiai tak dikaruniai anak.

“Pak Kiai menikah enam tahun lalu, agar ada teman ngobrol, teman ngaji, bangunkan sahur,” kata Jaelani, yang juga Kabag Tata Usaha Kantor Kemenag Bantaeng.

Almarhum menjabat Ketua Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Bantaeng periode 1995-2005.

Almarhum adalah guru madrasah dengan jabatan terakhir Kepala Kantor Departemen Agama (Kakandepag) Bantaeng tahun 1989 sampai tahun 2000.

Kiai Haji Idrus Makkawaru dilahirkan di Bantaeng, 8 Juli 1944, atau setahun sebelum Kemerdekaan RI.

Baca: Salahuddin Wahid (Gus Solah)

Pak Kiai menamatkan sekolah Guru Agama di PGA Makassar tahun 1951.

Lalu meraih gelar sarjana muda tahun 1956 dan strata satu tujuh tahun kemudian di IAIN Alauddin Makassar.

Pak Kiai merintis karier sebagai guru agama di madrasah Bantaeng tahun 1961. Tahun 1980 hingga 1989 diamanatkan sebagai Kasubag TU Kandepag Bantaeng.

Saat itu, Pak Kiai masih aktif mengajar di madrasah, berdakwah di pelosok Bantaeng, Bulukumba, dan Jeneponto.

Baca: Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid (Yenny Wahid)

Tahun 1989 hingga 2000, Pak Kiai juga menjabat Kakandepag Bantaeng.

Almarhum meninggalkan lima anak, Dr H Achamd Mujahid MAg, putra kedua Dr Achmad Musyahid MAg, dosen di Fakultas Syariah UIN Alauddin Makassar.

Putri ketiga dan keempat Pak Kiai adalah Muwahidah Idri SAg, Nurabidah Idrus Mpd, dan si bungsu Akhmad Mujaddin Idrus S.Si.

Semua anak almarhum adalah alumnus pesantren di Sulsel.

-

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Kiai NU Idrus Makkawaru Wafat 1 Jam Usai Istri Meninggal, Kemenag Bantaeng: Beliau Sosok Teladan

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Tribun Timur)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved