Dengan demikian, total kasus terkonfirmasi positif di negara itu menjadi 1.293 dan ada 22 orang yang meninggal.
Sementara itu, AS masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak, yakni 5,2 juta dan ada 170.000 kematian akibat infeksi corona.
"Kalian lihat apa sedang terjadi di Selandia Baru?" kata Trump.
Baca: Jumlah Kematian akibat Covid-19 di India Menembus Angka 50.000, Terbanyak Ketiga di Dunia
"Mereka mengalahkannya, mereka mengalahkannya, itu seperti di [berita] halaman depan, mereka mengalahkannya ... karena mereka ingin menunjukkan sesuatu kepadaku.
"Masalahnya adalah ... lonjakan tinggi di Selandia Baru, kalian tahu itu mengerikan ... Kita tak ingin seperti itu."
Perdana Menteri itu kemudian mengatakan sejumlah kecil kasus Covid-19 harian di Selandia Baru tidak dapat dibandingkan dengan kasus harian di AS yang mencapai puluhan ribu.
Baca: Ilmuwan Jerman Temukan Fakta Baru Obat Kumur Bisa Cegah Penularan Covid-19, Begini Penjelasannya
"Saya pikir setiap orang mengikuti [berita] Covid-19 dan penularannya secara global akan dengan mudah melihat bahwa sembilan kasus dalam sehari di Selandia Baru tidak bisa dibandingkan dengan puluhan ribu kasus di AS, dan pada kenyataannya tidak dapat dibandingkan dengan kebanyakan negara di dunia," kata Arden kepada wartawan.
"Dengan jelas itu sala," kata dia membalas komentar Trump.
Dia juga berujar bahwa negaranya masih menjadi salah satu negara terbaik dalam merespons pandemi Covid-19
(Tribunnewswiki/Tyo)