Ibu Rumah Tangga dan Karyawan PHK Bakal Dapat Insentif Berupa Kredit Modal Kerja hingga Rp10 Juta

Usai adanya pemberian insentif Rp600.000 bagi karyawan swasta, akhirnya muncul juga insentif baru.


zoom-inlihat foto
gaji-ke-13-non-pns1.jpg
hai.grid.id
Ilustrasi insentif


Usai adanya pemberian insentif Rp600.000 bagi karyawan swasta, akhirnya muncul juga insentif baru.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Usai adanya pemberian insentif Rp600.000 bagi karyawan swasta, pemerintah kini sedang menyiapkan adanya insentif berupa kredit modal kerja.

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, insentif ini menyasar para ibu rumah tangga dan korban pemutusan hubungan kerja atau PHK.

Iskandar Simorangkir, selaku Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan, pemberian kredit modal kerja atau KUR super mikro ini didasari oleh kinerja perekonomian yang cukup tertekan pada kuartal II kemarin.

Kuartal II kemarin menunjukkan pada angka -5,32 persen.

Baca: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Resmi Dibuka, Ini Syarat Agar Dapat Insentif Rp 3.5 Juta

Baca: Rincian 6 Kelompok Pelanggan PLN yang Mendapat Insentif Listrik untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Ilustrasi insentif
Ilustrasi insentif (Thinkstockphotos)

"Oleh karena itu komite menindaklanjuti arahan Presiden berdasarkan ratas (rapat terbatas) 3 Agustus lalu dengan menciptakan satu skema untuk para pekerja terkena PHK dan ibu rumah tangga yang terkena dampak dari covid-19 yang selama ini berusaha dalam usaha mikro," kata Iskandar, Kamis (13/8).

Sebagai informasi, lewat KUR super mikro ini, ibu rumah tangga ( IRT) dan para korban PHK bisa memperoleh kredit dengan suku bunga 0 persen.

Bahkan kesempatan ini dibuka hingga 31 Desember 2020.

Nilai maksimum kredit yang diberikan ini adalah Rp10 juta.

Ilustrasi Buruh di PHK ---- May Day - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan perwakilan buruh saat menghadiri acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2020 di Kawasan Simpang Lima Semarang Kota Semarang, Jawa Tengah yang mengusung tema
Ilustrasi Buruh di PHK ---- May Day - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan perwakilan buruh saat menghadiri acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2020 di Kawasan Simpang Lima Semarang Kota Semarang, Jawa Tengah yang mengusung tema "TNI Polri Peduli Buruh", Jumat (01/05/20). Di tengah pandemi Covid-19 peringatan hari buruh tetap di gelar dengan cara berbagi bersama TNI dan Polri membagikan sejumlah sembako kepada para buruh. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Kemudian, setelah lewat tanggal 31 Desember 2020, maka besaran bunga yang perlu dibayarkan oleh nasabah sama seperti bunga KUR sekarang ini atau 6%.

Iskandar mengatakan, pemerintah memberikan subsidi kepada para pekerja yang ingin berusaha, kepada ibu rumah tangga yang berusaha.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved