TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 4 resmi dibuka, Sabtu (8/8/2020).
Pendaftaran kali ini memiliki kuota 800.000 peserta.
Kartu Prakerja memang menjadi satu di antara program Presiden Jokowi.
Kartu ini bisa dimanfaatkan calon pekerja yang ingin mengasah keterampilan.
Namun, ada seleksi yang perlu dilakukan.
Mengingat ada pandemi Covid-19, kartu ini memprioritaskan korban PHK.
Selain itu, Prakerja juga bisa dimanfaatkan mereka yang ingin mengembangkan usaha.
Baca: Dibanding Negara Lain, Indonesia Punya 30 Bandara Internasional, Jokowi: Apa Perlu Sebanyak Ini?
Diberitakan Tribunnews.com, ditargetkan ada 6,5 juta penerima dengan anggaran mencapai Rp 20 triliun.
Setiap peserta Kartu Pra Kerja yang lolos tidak boleh mendaftar lagi atau hanya satu kali dalam seumur hidup.
Pemilik Kartu Pra Kerja akan mendapatkan insentif sebesar total Rp 3.550.000.
Perinciannya, biaya pelatihan senilai Rp 1 juta, insentif setelah pelatihan sebesar Rp 600 ribu yang diberikan selama 4 bulan dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 50 ribu yang diberikan tiga kali.
Berikut ini cara pendaftarannya.
Baca: Ternyata Segini Gaji Para Direktur Program Kartu Prakerja, Jokowi Sudah Teken Lewat Perpres
1. Daftar di Website prakerja.go.id
Penginputan Data dan Seleksi Online.
Petugas Pengantar Kerja/Antar Kerja di Disnaker mendampingi peserta untuk mendaftar melalui website secara kolektif dan melakukan seleksi online berdasarkan kemampuan dasar dan motivasi.
2. Pilih Pelatihan
Memilih Pelatihan yang Disyaratkan Industri.
Memilih pelatihan dari layanan pelatihan.kemnaker.go.id dan bayar menggunakan saldo Kartu Pra Kerja untuk online maupun offline.
3. Mengikuti Pelatihan
Mengikuti Pelatihan di SISNAKER.