Era Kebiasaan Baru, 40 Destinasi Wisata di Yogyakarta Mulai Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Yogyakarta mulai membuka pariwisata mereka ditengah pandemi Covid-19 dengan garansi adanya protokol kesehatan yang ketat di spot wisata.


zoom-inlihat foto
palang-jalan-malioboro.jpg
Tribunnews.com
Jalan Malioboro, salah satu destinasi wisata di Yogyakarta.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi Covid-19 masih belum menunjukkan tren menurun di Indonesia.

Tercatat, pada Sabtu (8/8/2020) terkonfirmasi ada sebanyak 123.503 positif Covid-19 dengan terjadi dengan penambahan 2.277 orang.

Pemerintah pun masih menyerukan untuk penerapan protokol kesehatan dan masih mengizinkan beberapa daerah untuk melakukan PSBB.

Meski begitu, ditengah pandemi Covid-19, pemerintah juga mulai membuka berbagai aktivitas ekonomi ditengah masyarakat.

Dengan kondisi Indonesia baru saja mengalami kontraksi ekonomi hingga 5 % lebih di kuartal II, membuat pemerintah tetap mengizinkan berbagai aktivitas walau ribuan orang masih terkonformasi positif Covid-19.

Sejumlah tempat wisata di Indonesia kini mulai dibuka atau uji coba terbatas selama pandemi virus corona.

Era Kebiasaan baru pun membuat protokol kesehatan menjadi hal krusial dalam aktivitas masyarakat.

Salah satunya yakni di Yogyakarta, yang memang dikenal sebagai salah satu wilayah terbaik di Indonesia jika berbicara sektor wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Singgih Raharjo, mengungkapkan saat ini sudah ada 40 tempat wisata di Yogyakarta yang sudah dibuka atau uji coba terbatas.

Baca: Pantai Drini

Baca: Pantai Sayang Heulang

Mengingat salah satu tulang punggung utama ekonomi di Yogyakarta adalah dengan aktivitas ekonomi di sektor pariwisata, membuat Yogyakarta mulai membuka kembali tempat wisata mereka.

Wisatawan pun mulai datang ke Yogyakarta.

Meski tak begitu ramai seperti sedia kala. Singgih mengungkapkan wisatawan di Yogyakarta masih didominasi oleh wisatawan lokal dan Jawa Tengah.

Pemandangan di Wisata Alam Kalibiru, Yogyakarta.
Pemandangan di Wisata Alam Kalibiru, Yogyakarta. (KOMPAS.COM/Anggita Muslimah)

"Provinsi lain belum signifikan jumlahnya."

"Awal Juli hingga weekend kemarin (wisatawan yang datang ke DIY) kira-kira 200.000 ribuan yang terdata di kita," ujar Singgih Raharjo, Sabtu (8/8/2020).

Meski sudah dinyatakan dibuka, pemerintah setempat menyatakan wisata di Yogyakarta akan menerapkan protokol kesehatan.

Singgih Raharjo menjelaskan ada aturan yang berlaku bagi pihak yang ingin berwisata di Yogyakarta pada masa pandemi virus corona, disebut dengan Pranatan Anyar Plesiran Jogja.

"Itu SOP, yang bahasa Indonesianya cara baru berwisata di Yogyakarta."

"Itu memuat panduan untuk berwisata baik itu di hotel, restoran, tempat wisata, dan lainnya," kata Singgih ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/8/2020).

Baca: Candi Kalasan

Baca: Pantai Ayah

Pedoman itu disusun berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 48 Tahun 2020, Surat Edaran Kementerian Kesehatan, serta aturan dalam Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) dan WHO.

Singgih menjelaskan dalam protokol tersebut wisatawan yang datang wajib menggunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.





Halaman
12
Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Air Mata Buaya

    Air Mata Buaya adalah sebuah film Indonesia yang
  • Film - Saat Aku Bersuara

    Saat Aku Bersuara adalah sebuah film drama Indonesia
  • Film - Bangsatnya Cinta Pertama

    Bangsatnya Cinta Pertama adalah sebuah film drama romantis
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved