Djoko Tjandra Diminta ICW Beberkan Siapa Saja yang Membantunya Saat Jadi Buron Selama 11 Tahun

ICW minta Djoko Tjandra kooperatif danmembongkar siapa saa yang ikut membantunya selama jadi buronan 11 tahun lamanya


zoom-inlihat foto
djoko-tjandra-6.jpg
Tribun Images/IRWAN RISMAWAN
Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. Penangkapan Djoko Tjandra melibatkan polisi Malaysia.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Buron kelas kakap Djoko Sugiato Tjandra atau yang lebih dikenal denngan nama Djoko Tjandra akhirnya dapat diringkus pada Kamis (30/7) malam.

Djoko Tjandra merupakan terpidana kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali.

Dia menjadi buron selama 11 tahun.

Kasusnya berawal dari krisis 1997/1998.

Baca: Mahfud MD Sudah Tahu Djoko Tjandra Bakal Tertangkap: Cuma Empat Orang Ini yang Paham Skenarionya

Baca: 2 Buronan Kakap Diciduk dalam Sebulan, Mahfud Ungkap Rahasia yang Membuat Djoko Tjandra Tak Berkutik

Diketahui Djoko Tjandra selama 11 tahun jadi buron, dia menetap di Malaysia.

Namun, akhirnya Djoko Tjandra dapat diringkus oleh penyidik Bareskrim Polri di Malaysia.

Buron kasus hak penagihan pengalihan hutang (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, saat tiba di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2020).
Buron kasus hak penagihan pengalihan hutang (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, saat tiba di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (30/7/2020). (Tribun Images/JEPRIMA)

Kepala Bareskrim Polri Komjen (Pol) Listyo Sigit Prabowo terun langsung menjemput buron kelas kakap ini.

Djoko Tjandra dijemput menggunakan pesawat khusus tipe Embraer ERJ 135 dengan nomor registrasi PK RJP.

Pria berambut klimis ini dibawa pulang ke Indonesia dan diturunkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Saat menuruni pesawat, Djoko Tjandra diapit dengan mengenakan jaket kuning lengkap dengan masker yang dipakainya.

Baca: Ada Pembentukan Tim Khusus dan Pelibatan Polisi Malaysia dalam Penangkapan Djoko Tjandra

ICW Minta Djoko Tjandra Bongkar Semuanya

Djoko Tjandra diminta oleh Kurnia Ramadhana, Peneliti Indonesia Corruption Watch ( ICW) untuk membongkar semuanya.

Dia diminta membongkar siapa saja sosok yang terlibat membantunya kabur selama 11 tahun ini.

Serta juga membantu Djoko Thandra bersembunyi dari hukum.

Sikutip Tribunnewswiki dari keterangan tertulis via Kompas.com, Kurnia menuturkan, untuk memeberikan informasi pada penegak hukum, Jumat (31/7).

Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. Penangkapan Djoko Tjandra melibatkan polisi Malaysia.
Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. Penangkapan Djoko Tjandra melibatkan polisi Malaysia. (Tribun Images/IRWAN RISMAWAN)

"Berikan informasi kepada penegak hukum tentang pihak-pihak mana saja yang turut membantunya dalam pelarian selama 11 tahun terakhir," tutur Kurnia.

Dalam kasus yang menjeratnya ini, ICW mengahrapkan, Djoko Tjandra kooperatif supaya kasus ini segera terselesaikan.

ICW memberikan apresiasi atas kinerja Kapolri Jenderal Idham Azis dan jajarannya yang berhasil memberkuk Djoko Tjandra.

Kurnia mengatakan, walaupun demikian, tugas Polri belum selesai.

Terdapat beberapa kasus yang juga melibatkan nama Djoko Tjandra.

Baca: Polisi Menangkap Djoko Tjandra, Berikut Kronologi Lengkap Kasus Cessie Bank Bali

Baca: Profil dan Rekam Jejak Djoko Tjandra, Terpidana Kasus Pengalihan Hak Tagih (Cessie) Bank Bali





ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved