Buraidah radliallahu anhu, berkata:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَطْعَمَ وَيَوْمَ النَّحْرِ لاَ يَاْكُلُ حَتَّى يَرْجِعَ فَيَاْكُلُ مِنْ نَسِيْكَتِهِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tak keluar untuk salat Idul Fitri sebelum makan, sedangkan pada Hari Raya Kurban beliau tidak makan hingga kembali (dari salat) lalu beliau makan dari sembelihannya”.
Hal ini dikarenakan ketika menjalankan salat Idul Adha akan ada penyembelihan kurban.
Jadi diharapkan umat Muslim menikmati makanan dari hewan kurban yang disembelih.
Baca: Menteri Agama Fachrul Razi Memastikan Tidak Ada Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal Tahun Ini
Al-Alamah Asy Syaukani mengungkapkan:
“Hikmah mengakhirkan makan pada Idul Adha adalah karena hari itu disyari’atkan menyembelih kurban dan makan dari kurban tersebut, maka bagi orang yang berkurban disyariatkan agar berbukanya (makan) dengan sesuatu dari kurban tersebut. Ini dikatakan oleh Ibnu Qudamah”.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Wartakota)
Sebagian artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Sebelum Merayakan Idul Adha, Ada 3 Larangan yang Harus Dipatuhi Sesuai Ajaran Rasulullah SAW