Ibu Menyusui Positif Covid-19, Mungkinkah Bisa Tularkan Virus Corona pada Bayi? Simak Penjelasannya

Para peneliti menemukan bahwa bahwa penularan virus corona dari ibu menyusui positif Covid-19 tidak terjadi


zoom-inlihat foto
bayi-asi.jpg
presidentmommy.com
Ilustrasi bayi - Simak penjelasan ahli terkait risiko penularan Covid-19 dari ibu menyusui pada bayi


"Data tentang risiko penularan Covid-19 selama kehamilan atau saat menyusui terbatas pada sejumlah kecil studi kasus," kata pemimpin studi Dr. Christine Salvatore, kepala divisi penyakit menular anak di New York - Presbyterian / Weill Cornell Pusat Medis.

Salvatore berharap penelitian ini dapat memberikan sedikit jaminan kepada para ibu baru, bahwa risiko mereka menularkan Covid-19 pada bayinya sangat rendah.

"Namun, studi yang lebih besar diperlukan untuk lebih memahami risiko penularan dari ibu menyusui positif Covid-19 ke anaknya," jelas dia.

Panduan melahirkan bagi ibu dengan Covid-19

Rekomendasi untuk ibu dengan Covid-19 dan bayi mereka yang baru lahir bervariasi.

Studi ini menegaskan pedoman saat ini oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan American Academy of Pediatrics (AAP).

Pada April lalu, AAP merekomendasikan pemisahan sementara bayi yang baru lahir dari ibu yang terinfeksi, berdasarkan data yang terbatas dari China.

Secara universal, dokter di China memisahkan ibu dan bayi yang terinfeksi setelah lahir dan mengisolasi mereka selama 14 hari.

"Apa yang kita ketahui sekarang adalah risiko bayi baru lahir terinfeksi sekitar waktu kelahiran rendah, ketika tindakan pencegahan diambil untuk melindungi bayi," kata penulis utama Dr. Karen Puopolo, yang merupakan direktur medis perawatan bayi baru lahir di Children's Hospital of Philadelphia.

Baca: VIRAL, Bayi Usia Empat Bulan Disuapi Nasi oleh Ibunya selama Seminggu, Meninggal di Rumah Sakit

Baca: Viral Kisah Pilu Pria Duduk di Jendela RS, Temani Ibu Terpapar Covid-19 Tiap Malam Hingga Meninggal

Faktanya, imbuh dia, risiko dalam jangka pendek tampaknya tidak lebih besar, jika ibu dan bayi menggunakan kamar yang sama, namun tetap menerapkan langkah-langkah pengendalian infeksi.

Pedoman yang dikeluarkan dokter anak telah diperbarui, dan tidak merekomendasikan untuk tidak menyusui.

Ini mengutip beberapa penelitian yang mendeteksi bukti genetik virus corona dalam air susu ibu (ASI).

Akan tetapi, tidak jelas apakah virus dalam ASI itu layak dan dapat memengaruhi bayi atau apakah antibodi pelindung juga dikeluarkan dalam ASI.

WHO mengatakan manfaat menyusui secara substansial melebihi potensi risiko penularan Covid-19 dari ibu ke bayi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan 12.969 kasus Covid-19 di antara wanita hamil antara 22 januari dan 21 Juli, di mana 35 ibu hamil di antaranya meninggal dunia.

Menurut data American Academy of Pediatrics, saat ini ada sekitar 2 persen dan 5 persen bayi baru lahir yang dites positif virus corona dalam 24-96 jam pertama kehidupan jika dilahirkan dari ibu dengan Covid-19.

Meski demikian, bukti kuat untuk penularan Covid-19 dari seorang ibu ke anaknya yang belum lahir dilaporkan pekan lalu di Nature Communications, para peneliti mengatakan infeksi virus corona di dalam rahim jarang terjadi.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/AMMY)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ibu Positif Covid-19 Menyusui, Mungkinkah Tularkan Virus Corona pada Bayi?"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Suka Duka Tawa

    Suka Duka Tawa adalah sebuah film drama komedi
  • Film - Caleg by Accident

    Caleg by Accident adalah sebuah film drama Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved