Ingin Berikan Kebebasan untuk Warga AS, Donald Trump Tak Setuju Kewajiban Penggunaan Masker

Presiden Donald Trump tak pedulikan mandat soal penggunaan masker, berdalih ingin beri kebebasan untuk warga AS.


zoom-inlihat foto
presiden-as-donald-trump-mengenakan-masker.jpg
ALEX EDELMAN / AFP
Presiden AS Donald Trump mengenakan masker ketika ia mengunjungi Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di Bethesda, Maryland pada 11 Juli 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden AS Donald Trump akan mengesampingkan mandat nasional tentang penggunaan masker untuk memerangi virus corona.

Diberitakan Al Jazeera, Donald Trump tak akan mewajibkan warganya untuk menggunakan masker.

Menurutnya, mewajibkan memakai masker sama saja dengan merampas kebebasan warga.

"Tidak, saya ingin orang-orang memiliki kebebasan tertentu dan saya tidak percaya itu," kata Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox News, yang akan disiarkan Minggu (18/7/2020).

Baca: Deretan Sanksi bagi Warga yang Tak Pakai Masker, Berkeliling di Tempat Umum hingga Denda Rp 150.000

"Tidak, dan saya tidak setuju dengan pernyataan bahwa jika semua orang memakai topeng, semuanya; tiba-tiba, semuanya menghilang," tegas Trump.

Presiden AS itu turut menyoroti penggunaan masker yang menurutnya bisa mengundang masalah baru.

"Semua orang mengatakan jangan memakai topeng dan tiba-tiba semua orang harus memakai topeng dan, seperti yang Anda tahu, topeng juga menyebabkan masalah."

Donald Trump Sempat Pakai Masker untuk Pertama Kali

Presiden AS Donald Trump mengenakan masker ketika ia mengunjungi Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di Bethesda, Maryland pada 11 Juli 2020.
Presiden AS Donald Trump mengenakan masker ketika ia mengunjungi Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di Bethesda, Maryland pada 11 Juli 2020. (ALEX EDELMAN / AFP)

Baca: Bukan Bertambah Banyak, Ilmuwan Prediksi Jumlah Penduduk China Bakal Menyusut Setengah pada 2100

Padahal Presiden Donald Trump sempat menghebohkan ketika menggunakan masker di depan umum untuk pertama kali sejak pandemi Covid-19.

'Rekor' itu ia catatkan ketika berkunjung ke Pusat Kesehatan Militer Nasional Walter Reed, Sabtu (11/7/2020).

Trump sebelumnya menolak untuk mengenakan masker di depan umum.

Diberitakan Al Jazeera, ia juga tak sudi meminta orang lain untuk melakukannya.

Bagi Trump, memakai masker adalah pilihan pribadi.

Meski demikian, ia mengatakan tetap akan menggunakan masker ketika berada di tengah orang banyak dan tidak dapat menjaga jarak dari yang lain.

"Saya pikir ketika Anda berada di rumah sakit, terutama dalam pengaturan khusus ketika Anda berbicara dengan banyak tentara, orang-orang yang dalam beberapa kasus baru saja turun dari meja operasi, saya pikir itu hal yang hebat untuk memakai masker," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih tepat sebelum kunjungannya ke Walter Reed.

Presiden AS Donald Trump mengenakan masker ketika ia mengunjungi Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di Bethesda, Maryland pada 11 Juli 2020.
Presiden AS Donald Trump mengenakan masker ketika ia mengunjungi Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di Bethesda, Maryland pada 11 Juli 2020. (ALEX EDELMAN / AFP)

Baca: Patung Ibu Negara Melania Trump Dibakar di Slovenia saat Perayaan Hari Kemerdekaan AS

Pejabat kesehatan masyarakat terkemuka telah mendesak penggunaan masker untuk memperlambat penyebaran virus, yang pada hari Jumat telah merenggut lebih dari 134.000 nyawa di AS.

Para kritikus mengatakan penolakan Trump untuk mengenakan masker menunjukkan kurangnya kepemimpinan.

Bahkan ketika para pejabat lain dalam pemerintahannya menyerukan penggunaan masker dan jarak sosial, Trump, yang menghadapi pemilihan ulang pada bulan November, menekan negara-negara untuk membuka kembali ekonomi tertutup.

Hingga Sabtu malam, jumlah infeksi AS yang dipastikan telah mencapai 2,4 juta.

Soal Covid-19, Amerika Terus Salahkan China

Presiden China. Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Presiden China. Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (kompasiana.com)

Baca: Terjadi Pergeseran Geopolitik, Nigeria dan India Diprediksi Bakal Jadi Saingan Utama AS dan China





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved