Rapper Kanye West Tantang Donald Trump Jadi Presiden AS, Dapat Dukungan dari Elon Musk

Kanye West pada Sabtu (4/7/2020) mengumumkan bahwa dia akan maju mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat (AS) menantang Donald Trump.


zoom-inlihat foto
rapper-dan-pebisnis-kanye-west-menghadiri-2020-vanity-fair.jpg
AFP/JEAN-BAPTISTE LACROIX
Rapper dan pebisnis Kanye West menghadiri 2020 Vanity Fair Oscar Party di The Wallis Annenberg Center for the Performing Arts di Beverly Hills, California, pada 9 Februari 2020


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kanye West siap tantang Donald Trump duduki kursi presiden Amerika Serikat, dapat dukungan Elon Musk.

Kanye West pada Sabtu (4/7/2020) mengumumkan dirinya siap untuk mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat (AS) menantang Donald Trump.

Sang rapper menyampaikan niatnya tersebut lewat kicauan di Twitter.

"Kita harus mewujudkan janji Amerika dengan meyakini Tuhan, menyatukan visi kita dan membangun masa depan kita.

Saya mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat. #2020VISION."

Pernyataan West muncul bertepatan dengan Hari Kemerdekaan AS.

Uniknya, West mendapat dukungan dari Elon Musk, CEO SpaceX.

"Anda memiliki dukungan penuh dari saya!" tulis Musk melalui Twitternya.

Baca: Ingin Segerakan Perdamaian, Korsel Berharap Trump Bisa Berdialog dengan Kim Jong Un November Ini

Baca: Donald Trump Resmi Jadi Buronan Iran, Akan Terus Diincar Meski Sudah Tak Jadi Presiden AS

Meski demikian, West tidak memberikan detil lebih lanjut terkait kampanyenya, 4 bulan sebelum pemilu presiden pada November mendatang.

Sebelumnya, West sejak lama telah menyuarakan dukungannya untuk Trump.

Pada 2018, dia pernah berjumpa dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Oval.

Namun pada 2019, dalam wawancara dengan Zane Lowe dari Apple Music's Beats 1 dia menyatakan dukungannya untuk Trump menjadi cara untuk mengejek Demokrat.

Kemudian dia mengumumkan ambisinya sendiri sebagai presiden.

"Akan ada waktu ketika saya akan menjadi presiden AS, dan saya akan ingat... pemimpin mana yang tidak memiliki kapasitas untuk memahami secara budaya apa yang kita lakukan."

Kim Kardashian dan suami, Kanye West
Kim Kardashian dan suami, Kanye West (Instagram/kimkardashian)

Namun, siapa pemimpin itu, West tidak menyebutkannya.

Pengumuman tersebut muncul beberapa hari berselang setelah West merilis lagu baru rohani, "Wash Us In the Blood" bersama dengan video klip yang menunjukkan gambar anti-rasisme baru-baru ini.

Sejak 2018, West dan istrinya, Kim Kardashian, telah membentuk jaringan dengan Gedung Putih.

Kala itu, Kim memperjuangkan reformasi peradilan pidana.

Kim juga berhasil melobi Trump untuk memaafkan seorang wanita seksagenarian atas kasus pelanggaran obat terlarang tanpa kekerasan.

Sementara itu, Trump beberapa pekan ini telah tertinggal dalam beberapa jajak pendapat di belakang saingannya dari Demokrat, Joe Biden.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved