Iuran BPJS Kesehatan Alami Kenaikan Mulai Hari Ini, Simak Besarannya hingga Cara Turun Kelas

Mulai 1 Juli 2020, iuran BPJS Kesehatan mengalami kenaikan, banyak peserta BPJS Kesehatan yang memilih untuk turun kelas.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-bpjs-2.jpg
Pramdia Arhando/Kompas.com
BPJS Kesehatan(Pramdia Arhando/Kompas.com)


Mulai 1 Juli 2020, iuran BPJS Kesehatan mengalami kenaikan, banyak peserta BPJS Kesehatan yang memilih untuk turun kelas.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Iuran BPJS Kesehatan resmi mengalami kenaikan mulai Rabu (1/7/2020).

Sesuai dengan PP Nomor 64 Tahun 2020 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo, iuran BPJS Kesehatan naik.

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini menyebabkan banyak peserta yang memilih untuk turun kelas.

Diketahui, hingga pertengahan Juni 2020 lalu, tercatat sudah ada 2,3 juta peserta turun kelas.

Beleid kenaikan BPJS Kesehatan telah diteken Presiden Jokowi pada Selasa (5/5/2020) lalu.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, kenaikan iuran dilakukan untuk menjaga keberlanjutan dari program Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesnas) BPJS Kesehatan.

Lebih lanjut dia mengatakan, meski ada kenaikan namun untuk peserta mandiri BPJS kelas III, besaran kenaikan iurannya tahun ini masih disubsidi oleh pemerintah.

Di dalam beleid tersebut dijelaskan, iuran peserta mandiri Kelas III juga naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000.

Namun, pemerintah memberi subsidi Rp 16.500 sehingga yang dibayarkan tetap Rp 25.500.

Baca: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Berlaku Mulai Besok 1 Juli 2020, Ada 2,3 Juta Peserta Turun Kelas

Baca: Iuran BPJS Jauh di Bawah Perhitungan Aktuaria, Menko PMK: Tak Mungkin Pemerintah Terbebani Terus

"Ada iuran yang disubsidi pemerintah, yang lain diharap bisa menjalankan keberlanjutan operasi BPJS Kesehatan," jelas Airlangga Hartarto.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved