Ahli: Flu Babi Jenis Baru yang Muncul di China Berpotensi Jadi Pandemi

Virus G4 dapat menginfeksi manusia dengan mengikat sel dan reseptor manusia, dan dapat bereplikasi dengan cepat di dalam sel saluran napas


zoom-inlihat foto
demam-babi-afrika-asf.jpg
nationthailand.com
Virus G4, flu babi jenis baru yang muncul di China dan berpotensi jadi pandemi


Virus G4 dapat menginfeksi manusia dengan mengikat sel dan reseptor manusia, dan dapat bereplikasi dengan cepat di dalam sel saluran napas

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Peneliti China telah menemukan jenis baru dari flu babi yang dapat menginfeksi manusia dan berpotensi menyebabkan pandemi di masa depan, menurut sebuah penelitian yang dirilis pada Senin (29/6/2020).

Meski begitu, para ilmuwan mengklaim bahwa virus tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi kesehatan global secara langsung.

Dilansir oleh CNN, para peneliti menyebutnya G4 yang secara genetik diturunkan dari flu babi H1N1 yang menyebabkan pandemi pada tahun 2009.

“G4 sekarang menunjukkan semua ciri penting dari kandidat virus pandemi kandidat," kata studi tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Proceedings dari Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional (PNAS).

Tetapi Dr. Angela Rasmussen, seorang ahli virus di sekolah kesehatan umum Universitas Columbia, memperingatkan masyarakat untuk tidak panik.

"Pemahaman kami tentang apa yang berpotensi menjadi jenis pandemi influenza terbatas," katanya di Twitter .

"Tentu, virus ini memenuhi banyak kriteria dasar tetapi tidak pasti akan menyebabkan pandemi flu 2020, atau bahkan menjadi strain dominan pada manusia."

Baca: Petugas Medis di Ambon Dianiaya Keluarga Pasien Covid-19, APD Robek dan Wajah Bengkak

Baca: CDC Ungkap 3 Gejala Baru Infeksi Virus Corona, Mual dan Hidung Tersumbat

Ilustrasi Babi
Ilustrasi Babi (pixabay.com)

Peneliti China yang berbasis di beberapa lembaga, termasuk Universitas Pertanian Shandong dan Pusat Influenza Nasional China, menemukan virus G4 selama program pengawasan babi.

Dari 2011 hingga 2018, mereka mengumpulkan lebih dari 30.000 sampel usap hidung dari babi di rumah jagal dan rumah sakit pendidikan dokter hewan di 10 provinsi China.

Dari sampel ini, para peneliti mengidentifikasi 179 virus influenza babi, tetapi tidak semuanya menimbulkan kekhawatiran.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved