Petunjuk dari WHO Sering Berubah-ubah, Pemerintah Tak Mau Mentah-mentah Langsung Ikuti Arahan

Pemerintah tidak akan langsung mengikuti petunjuk dari WHO terkait penanganan Covid-19 karena dinilai sering berubah-ubah dan membingungkan.


zoom-inlihat foto
kepala-bnpb-doni-monardo-ketua-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19.jpg
twitter.com/BNPB_Indonesia
Kepala BNPB Doni Monardo ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, meminta agar Semua kebijakan daerah yang terkait dengan Covid-19 harus dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Pemerintah Pusat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.(twitter.com/BNPB_Indonesia)


Pemerintah tidak akan langsung mengikuti petunjuk dari WHO terkait penanganan Covid-19 karena dinilai sering berubah-ubah dan membingungkan.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pernyataan dari WHO terkait dengan panduan penanganan Covid-19 dinilai sering berubah-ubah.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo pun mengatakan jika WHO tidak memiliki ketetapan dalam penyampaian informasi Covid-19.

Salah satunya dalam menyampaikan informasi tentang Orang Tanpa Gejala (OTG) yang mungkin menularkan Covid-19.

"WHO telah merevisi pernyataan mereka. Pernyataan WHO itu sering berubah-ubah terus," kata Doni Monardo di Istana Kepresiden, Jakarta, Senin (29/6/2020).

Menurut jenderal bintang tiga itu, di Indonesia 70-90 persen kasus positif merupakan OTG.

Mereka tidak menunjukkan gejala apapun, namun sangat berisiko menularkan penyakit.

"Mereka (OTG) ini tidak apa-apa. Menjadi sangat berisiko ketika dia menyentuh orang tua dan orang dengan penyakit komorbid," kata Doni Monardo.

Menurut Doni, OTG pun juga harusnya diisolasi agar tidak menjadi silent killer.

Baca: Petugas Medis di Ambon Dianiaya Keluarga Pasien Covid-19, APD Robek dan Wajah Bengkak

Baca: Akibat Pandemi Covid-19, Perguruan Tinggi Indonesia Disebut Bisa Mati Terdampak, Berikut Alasannya

Baca: Tidak Mau Dianggap Aib, 44 Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Tak Mau Diisolasi di Rumah Sakit

Karena tidak menunjukkan gejala, mereka pun bisa menularkan virus ke lebih banyak orang karena merasa sehat.

Mantan Danjen Kopassus itu mengatakan, pernyataan WHO yang menyatakan OTG kecil kemungkinannya menularkan virus, sempat dibahas oleh pemerintah, dan pihaknya sempat bingung dengan pernyataan tersebut.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved