IMF Rilis Daftar 10 Negara yang Bisa Pulih Lebih Cepat Dari Krisis Akibat Pandemi Corona, Mana Saja?

10 negara berikut ini diprediksi akan bisa cepat pulih dari krisis akibat pandemi corona atau Covid-19 versi IMF, berikut informasi lengkapnya:


zoom-inlihat foto
ilustrasi-imf.jpg
Tribun Bali
Ilustrasi International Monetary Fund (IMF). IMF memprediksi Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara yang bisa pulih cepat dari pandemi Covid-19. 10 negara berikut ini diprediksi akan bisa cepat pulih dari krisis akibat pandemi corona atau Covid-19 versi IMF.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dana Moneter Internasional (IMF) mengeluarkan data terkini mengenai update kondisi perekonomian dunia.

Lembaga ini memperkirakan ada sebanyak 10 negara yan bisa pulih dengan lebih cepat pada tahun ini maupun tahun depan.

Dikutip dari Kontan.co.id Indonesia termasuk dalam daftar tersebut.

IMF memprediksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami kontraksi sebesar -0,3% di tahun 2020.

Namun, di tahun depan, ekonomi Indonesia akan bangkit.

Dalam laporan World Economic Outlook (WEO) Juni 2020, IMF memproyeksikan di tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 6,1%.

Bila dibandingkan dengan kelompok negara ekonomi berkembang lainnya kontraksi ekonomi Indonesia di tahun ini terbilang lebih rendah.
IMF memperkirakan ekonomi Malaysia akan tumbuh -3,8%, Brasil -9,1%, India -4,5 persen,Meksiko -10,5%, Thailand -7,7% dan Filipina -3,8%.

Berikut informasi lengkap 10 negara yang disebut IMF bisa pulih dengan lebih cepat pada 2020 maupun 2021.

Baca: Dinyatakan Sembuh dari Corona, Pasien asal Bandung ini Disambut dan Diarak Keliling Kampung

Baca: Tuding China Sebarkan Virus Corona Ke Amerika, Pejabat Gedung Putih: Hubungan Dagang Berakhir

1. CHINA

China terlebih dahulu mengalami tekanan ekonomi akibat pandemi corona atau Covid-19.

Karena itulah IMF memperkirakan tahun ini pertumbuhan ekonomi China bisa mengalami positif 1% dan tahun depan kembali menanjak di level 8,2%.

Angka ini jauh lebih optimistis dibandingkan dengan poyeksi IMF pada April 2020 silam.

Saat itu IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi China akan mengalami minus 0,2% tahun ini dan -0,1% pada tahun depan

2. PRANCIS

Perancis sempat mengalami tekanan yang sangat dalam tahun ini.

Bahkan IMF memperkirakan tahun ini ekonomi Prancis akan terpuruk di level terdalam yakni -12,5%.

Untuk prediksi tahun depan, IMF memperkirakan ekonomi Prancis bisa tumbuh hingga 7,3%.

Angka prediksi ini tentu sangat optimistis, sebab pada proyeksi April 2020 IMF memperkirakan ekonomi prancis tahun ini ada di kisaran -5,3% dan tahun depan hanya sebesar 2,8

3. FILIPINA

Filipina menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang diprediksi mengalami pertumbuhan ekonomi paling moncer pada tahun depan.

IMF memprediksi ekonomi Filipina bisa melonjak di level 6,8%, meskipun poyeksi tahun ini akan mengalami tekanan yang dalam yakni minus 3,8%.

Pada awal tahun ini IMF sempat mengeluarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Filipina cukup parah yakni minus 4,2% pada tahun ini dan tahun depan diprediksi minus 0,8%

4. MALAYSIA

Selain Filipina negara kedua di Asia Tenggara yang diprediksi lebih dulu pulih adalah Malaysia.

IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Malaysia tahun ini ada di kisaran -3,8%, namun pada tahun depan bisa melompat dan positif hingga 6,3%.

Padahal semula IMF sangat pesimistis dengan pertumbuhan ekonomi negeri Upin & Ipin ini.

Pada proyeksinya April 2020 IMF memprediksi ekonomi Malaysia tahun ini cuma bisa minus 2,1% dan tahun depan lebih parah menjadi -2,7%.

5. INGGRIS RAYA

IMF sempat memasukkan negara Inggris sebagai negara salah satu dari 10 negara dengan pertumbuhan ekonomi terburuk tahun ini.

IMF memperkirakan perekonomian Inggris tahun ini mengalami kontraksi hingga 10,2%.

Meskipun demikian IMF optimistis Inggris segera pulih, sehingga tahun depan bisa mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3%.

Pulihnya pertumbuhan ekonomi Inggris diantaranya setelah akitvitas masyarakat dan industri kembali berjalan.

Salah satunya adalah industri sepakbola yang mulai menjalankan pertandingan lagi meskipun masih tanpa penonton.

IMF pada April lalu sempat mempreiksi perrtumbuhan ekonomi Inggris tahun ini hanya minus 3,7% dan tahun depan tumbuh positif 2,3%.

6. ITALIA

Selanjutnya peringkat keenam negara dengan pemulihan perekonomian lebih cepat tahun depan adalah Italia. '

Seperti halnya Inggris, IMF memperkirakan tahun ini ekonomi Italia sangat terpuruk yakni mengalami pertumbuhan ekonomi negatif hingga - 12,8%.

Meskipun demikian IMF percaya dan memperkirakan tahun depan ekonomi Italia kembali pulih di level 6,3%.

Pada proyeksinya April lalu IMF memasang perkiraan pertumbuhan ekonomi Italia tahun ini minus sebesar 3,7% dan tahun depan hanya bisa tumbuh 1,5%

7. SPANYOL

Sementara negara lain yang juga diprediksi oleh IMF nengalami pertumbuhan ekonomi negatif tahun ini adalah Spanyol.

IMF memasang proyeksi pertumbuhan ekonomi negara matador ini dengan -12,8%. Sama denga Italia, IMF memperkirakan ekonomi Spanyol bisa pulih dan tumbuh pesat ke level 6,3%.

Dalam catatan Kontan pada prediksi awal tahun ini, yakni April 2020 IMF memperkirakan ekonomi Spanyol tahun ini tumbuh minus 4,8% dan baru pulih tahun depan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 2%

8. INDONESIA

Indonesia menjadi negara kedelapan yang diprediksi oleh IMF perekonomiannya bisa pulih pada tahun depan.

Di Asia Tenggara Indonesia menempati peringkat ketiga setelah Filipina dan Malaysia.

Tahun ini IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia ada di kisaran -0,3% sepajang tahun 2020.

Angka proyeks IMF untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini jauh lebih optimistis dibandingkan dengan proyeksi yang mereka keluarkan pada April 2020 yakni sebesar -0,8%

Sedangkan untuk proyeksi tahun depan IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tumbuh positif sebesar 6,1%.

Angka ini juga jauh lebih optimistis dibandingkan dengan proyeksi yang mereka keluarkan April 2020 lalu yakni perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2021 sebesar -2,1%

9. INDIA

Peringkat kedelapan negara yang diprediksi mengalami pemulihan ekonomi lebih cepat dari krisis akibat pandemi virus corona covid-19 adalah India.

IMF memperkirakan ekonomi negara yang tengah bersitegang dengan China di perbatasan Himalaya tersebut, tahun ini hanya mengalami minus sebesar 4,5%, atau lebih baik dibandingkan dengan proyeksi yang dirilis IMF pada April 2020 silam yakni mengalami pertumbuhan minus 6,4%.

Sedangkan untuk tahun depan IMF memperkirakan ekonomi India bisa tumbuh hingga 6%.

Proyeksi IMF yang dikeluarkan pada 24 Juni 2020 ini jauh lebih optimistis jika dibandingkan dengan prediksi awal April lalu yang memperkirakan ekonomi India pada 2020 masih tumbuh negatif 1,4%

10. JERMAN

Negara terakhir dari 10 negara yang diprediksi bakal mengalami pemulihan ekonomi dengan cepat adalah Jerman.

IMF memperkirakan ekonomi Jerman tahun ini mengalami pertumbuhan ekonomi negatif sebesar 7,8%.

Angka ini jauh lebih pesimistis jika dibandingkan dengan proyeksi IMF di April 2020 yakni pertumbuhan ekonomi Jerman minus 0,8%.

Sedangkan untuk proyeksi ekonomi tahun depan, IMF memperkirakan Jerman mamputumbuh sebesar 5,4%.

Pada April 2020 lalu IMF juga sudah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Jerman tahun depan bakal positif meskipun hanya di kisaran 0,2%.

Baca: Di Ambang Kebangkrutan karena Wabah Covid-19, Presiden Iran Terpaksa Pinjam Uang IMF Rp 81 Triliun

Baca: Sempat Menolak Bantuan Asing, Gerakan Hizbullah di Lebanon Akhirnya Sepakat Pinjam Dana ke IMF

Baca: Panduan Pemeriksaan Kandungan untuk Ibu Hamil di Masa Pandemi Covid-19, Ketahui Tiap Trimester

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, KONTAN/Syamsul Ashar)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Inilah 10 negara yang bisa pulih lebih cepat dari krisis corona versi IMF"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved