Tito Karnavian Jelaskan Soal Lomba Video New Normal Berhadiah Rp 168 M: Tak Ada Penghamburan Uang

Mendagri jelaskan sumber hadiah untuk lomba video new normal, tegaskan tak ada penghamburan uang


zoom-inlihat foto
tito-karnavian-sebut-jakarta-kampung.jpg
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
ILUSTRASI - Dalam sebuah pidatonya di depan Anies Baswedan, Tito Karnavian bahkan terang-terangan menyebut Jakarta seperti kampung jika dibandingan dengan Shanghai.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan soal pelaksanaan lomba video new normal berhadiah Rp 168 miliar.

Ia menegaskan lomba itu tidak bermaksud menghambur-hamburkan uang, seperti yang ramai dibicarakan.

"Kalau ada isu untuk menghamburkan yang, tidak. Ini dana insentif yang diperuntukan daerah, tapi kami minta supara mereka kompetitif berlomba-lomba mempersiapkan tatanan baru," ujar Tito saat rapat kerja dengan Komisi II DPR, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Diberitakan Tribunnews.com, Tito mengatakan dana itu merupakan anggaran dari pos Dana Insentif Daerah (DID) Tambahan.

Nantinya, total 168 miliar akan diberikan kepada 84 pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

Mendagri Tito Karnavian.(TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Mendagri Tito Karnavian.(TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca: Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011 Akhirnya Ditangkap, Pernah Serang Rombongan Tito Karnavian

"Kami usulkan dana insentif untuk mempersiapkan daerah untuk new normal. Oleh karena itu, formulasi dilakukan dalam bentuk satu iklim yang kompetitif antar daerah tergerak, maka dilakukan lomba inovasi penyusunan memperlakukan protokol," ujar Tito.

Lanjut Tito, lomba tersebut kemudian diimplementasikan dalam bentuk video singkat.

Hal ini ditujukan agar kepala daerah bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya menerapkan protokol new normal.

"Biasanya dana insentif daerah diberikan Kemenkeu kepada pemerintah daerah, tapi kemarin mereka harus kerja dulu untuk susun tatanan baru, buat video itu," ucap Tito.

Tito juga menegaskan bahwa uang itu bukan untuk kepala daerah.

"Uang itu bukan untuk kepala daerah tapi insentif daerah yang kemudian ditransfer Kemenkeu ke daerah pemenang untuk tambah APBD, untuk tangani Covid-19 dan dampaknya, termasuk stimulus," paparnya.

ILUSTRASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kesiapan penerapan prosedur standar tatanan baru atau new normal pada Selasa, (26/5/2020) pagi di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Dalam foto, Jokowi terlihat didampingi oleh oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idham Aziz. Rencananya, sebanyak 340.000 anggota TNI-Polri akan dikerahkan untuk melakukan pengawasan di 1.800 titik obyek keramaian.
ILUSTRASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kesiapan penerapan prosedur standar tatanan baru atau new normal pada Selasa, (26/5/2020) pagi di Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Dalam foto, Jokowi terlihat didampingi oleh oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Idham Aziz. Rencananya, sebanyak 340.000 anggota TNI-Polri akan dikerahkan untuk melakukan pengawasan di 1.800 titik obyek keramaian. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Baca: Ekonomi Masih Tertekan Meski Sudah Terapkan New Normal, Pengamat Sebut Gelombang PHK Belum Usai

Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Kastorius Sinaga, lomba inovasi daerah dimulai pada 29 Mei 2020 dengan pengumuman pemenang dan penganugerahan hadiah pada 22 Juni 2020.

Sebanyak 84 Pemda terpilih sebagai pemenang pertama, kedua dan ketiga, di 4 kategori dan 7 sektor.

Masing-masing pemenang akan mendapatkan dana sebesar Rp3 miliar, Rp2 miliar dan Rp1 miliar, sehingga totalnya sebesar Rp168 miliar.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto memang sempat menjanjikan akan memberi hadiah berupa anggaran khusus bagi pemerintah daerah yang berhasil atasi Covid-19.

“Ini nanti akan ada hadiah atau stimulan anggaran,” kata Airlangga dalam acara webinar Golkar di Jakarta ditulis Tribunnews, Selasa (23/6/2020).

ILUSTRASI - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat di Hotel Shangri La Jakarta, Sabtu (21/9/2019).
ILUSTRASI - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat di Hotel Shangri La Jakarta, Sabtu (21/9/2019). (KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTO)

Baca: Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19 Lebih Baik dari Eropa

Airlangga mengatakan anggaran tersebut melalui Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri.

Dalam acara tersebut, Airlangga juga mengapresiasi kepala daerah dari Golkar yang berhasil mengendalikan laju penularan virus corona.

Ia adalah Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

“Selamat Pak Gubernur untuk (penanganan) Covid-nya, karena pemerintah akan mendorong siapa (pejabat) yang bisa membuat daerahnya dari merah menjadi oranye serta menjadi kuning dan kemudian hijau, maka Menteri Keuangan akan memberikan bonus melalui Mendagri. Mudah-mudahan Lampung dapat bonus,” ujar Airlangga.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved