Minta Berantas Pelaku Illegal Fishing, Susi Pudjiastuti: Saya Mohon Pak Presiden, dari Lubuk Hati

Susi mengaku sangat khawatir dengan kondisi laut saat ini dan menurutnya hanya Jokowi yang bisa mencegah hal buruk kembali terjadi di laut Indonesia


zoom-inlihat foto
susi-pudjiastuti.jpg
Instagram @susipudjiastuti115
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Susi memohon kepada Presiden Joko Widodo agar mencegah illegal fishing


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mantan Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, meminta Presiden RI Joko Widodo agar memberantas para pelaku illegal fishing.

Selain itu, Susi Pudjiastuti memohon agar Jokowi menghilangkan kebijakan yang merugikan masyarakat.

Kebijakan yang dimaksudnya adalah kebijakan mengizinkan kapal ikan asing masuk ke wilayah Indonesia, legalisasi alat-alat tangkap yang merusak lingkungan, seperti cantrang, pukat hela (trawl), dan pukat cincin (purseiners).

"Saya mohon kepada Pak Presiden dari lubuk hati yang paling dalam, dengan segala kerendahan hati, Pak Presiden bisa mengatakan tidak untuk IUUF, untuk mencegah kapal-kapal asing masuk, untuk mencegah kembalinya alat-alat tangkap tidak ramah lingkungan," dalam acara webinar, Jumat (12/6/2020).

Baca: Sudah Tak Jadi Menteri Kini Susi Pudjiastuti Bikin Akun Online shop Jualan Kaos Tenggelamkan

Baca: Susi Pudjiastuti Geram, Tanggapi Video soal Jenazah ABK Indonesia yang Dibuang dari Kapal China

Susi mengaku sangat khawatir dengan kondisi laut saat ini.

Menurutnya, hanya Jokowi yang bisa mencegah hal buruk kembali terjadi di laut Indonesia karena kepemimpinan ada di bawahnya.

"Hanya satu pikir saya bisa menyelesaikan kekhawatiran ini. Karena Pak Presiden mempunyai semua kewenangan, ultimate power, dan ultimate kebijakan ada di Bapak. Gerakkan seluruh pembantu Bapak," kata Susi.

Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana menerbitkan revisi soal perizinan 8 alat tangkap baru termasuk cantrang.

 

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat meninjau kapal asing di Stasiun PSDKP Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (30/4/2019)
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat meninjau kapal asing di Stasiun PSDKP Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (30/4/2019) (Koampas.com)

Delapan alat tangkap ini merupakan alat penangkap ikan (API) yang belum diatur atau dilarang dalam Peraturan menteri KP Nomor 71 Tahun 2016 dan Keputusan Menteri Nomor 86 Tahun 2016.

Delapan alat tangkap ikan baru itu disusun berdasarkan hasil kajian sebagai tindak lanjut Menteri KP Nomor B.717/MEN-KP/11/2019 Tentang Kajian terhadap Peraturan Bidang Kelautan dan Perikanan.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved