Diakui Joe, tidak semua toko di daerah tersebut dipersenjatai.
Meski demikian, beberapa pucuk senjata yang ada di toko lain turut memberikan perlindungan yang sama.
Sehingga kawasan tersebut bisa dibilang menjadi aman dari penjarahan.
"Ini adalah jalan terbaik bagi saya dan teman-teman. Kami memiliki pelanggan dan rekan sesama bisnis yang harus dilindugi," ucap Joe kepada CBSLA.
"Mereka (penjarah) memang sangat menakutkan," lanjutnya.
Sebelumnya, Third Street Promenade Santa Monica juga mengalami penjarahan besar-besaran.
Sebuah toko kelontong Vons di Blok 700 Broadway bahkan hingga mengalami kebakaran gedung.
Walikota Santa Monica, Kevin McKeown mengatakan pada saat itu kebakaran juga terjadi di sembilan titik.
Meski kerugian material cukup banyak, namun tidak ada laporan adanya korban baik luka-luka maupun meninggal dunia.
Belajar dari kejadian tersebut, Santa Monica menerapkan regulasi khusus selama pendemo masih beraksi.
Yaitu mulai Senin, (1/6/2020) diberlakukan jam malam di seluruh Santa Monica mulai pukul 13.00-16.00.
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi/Tyo/Kompas/Aditya Jaya Iswara)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hasil Otopsi Nyatakan George Floyd Positif Virus Corona"