Kurang Disiplin Protokol Kesehatan, 2 Orang di Salatiga Positif Covid-19 Setelah Berjaga Ronda Malam

Dua orang di Salatiga yang berjaga di pos ronda malam terkonfirmasi positif Covid-19, diduga karena tidak disiplin protokol kesehatan.


zoom-inlihat foto
pasar-kobong-semarang-rapid-tes.jpg
Tribun Jateng/Iwan Arifianto
Petugas melakukan rapid test corona terhadap pedagang dan pembeli di Pasar Kobong Semarang, Jumat (22/5/2020) malam.


Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji akan menghubungi pedagang atau pembeli yang dinyatakan reaktif setelah menerima hasil rapid test dari Dinas Kesehatan.

"Untuk yang hasilnya reaktif, wajib menjalani isolasi terlebih dulu," jelasnya.

Sebanyak 45 kasus positif Covid-19 tercatat di Kota Salatiga hingga Jumat (29/5/2020).

Sebanyak 15 pasien dinyatakan sembuh dan 30 pasien dirawat.

Update Covid-19 di Indonesia

Pemerintah mengumumkan, kasus positif Covid-19 per Kamis (28/5/2020) pukul 12.00 WIB, bertambah menjadi 24.538.

Data menunjukkan bahwa dalam 24 jam, kasus positif Covid-19 bertambah 687.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Graha BNPB, Jakarta, Kamis sore.

Sementara itu, Yuri menuturkan, jumlah pasien yang sembuh bertambah 183 orang.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).KOMPAS.com/Dian Erika
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).KOMPAS.com/Dian Erika (KOMPAS.com/Dian Erika)

"Sehingga total menjadi 6.240 orang," ucap Yuri.

Adapun dari total kasus positif, sebanyak 1.496 pasien Covid-19 meninggal dunia.

Angka ini didapat dari hasil penambahan selama 24 jam terakhir, yakni 23 pasien.

Penambahan Tertinggi di Jawa Timur Yuri mengatakan, penambahan kasus tertinggi terjadi di Jawa Timur.

Terhitung sejak Rabu (27/5/2020) pukul 12.00 WIB, ada 171 kasus baru di provinsi tersebut.

"Kalau kita lihat Jawa Timur saat ini memang paling tinggi," kata Yuri.

Meski mencatatkan penambahan kasus terbanyak, jumlah kasus baru di Jawa Timur hari ini lebih sedikit dibandingkan data pada Rabu kemarin.

"Kemarin 199 (kasus baru), sekarang menjadi 171."

"Artinya ada penurunan dibanding dengan kemarin," ujar Yuri.

(Tribunnewswiki.com/Ris)





Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved