Tradisi Sungkeman

Tradisi Sungkeman merupakan tradisi yang biasanya dilakukan pada saat Hari Raya Idulfitri tiba maupun pada saat sepasang pengantin menikah.


zoom-inlihat foto
sungkem1.jpg
Instagram/@sandiuno
Ilustrasi Tradisi Sungkeman

Tradisi Sungkeman merupakan tradisi yang biasanya dilakukan pada saat Hari Raya Idulfitri tiba maupun pada saat sepasang pengantin menikah.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tradisi Sungkeman yang biasanya dilakukan pada saat Hari Raya Idulfitri tiba maupun pada saat sepasang pengantin menikah.

Sungkeman menjadi ciri khas tersendiri bagi sebagian orang lantaran menjadi momen bertemu dengan sanak saudara, handai taulan, rekan-rekan, hingga segenap orang yang selama ini jarang ditemui.

Sungkeman adalah prosesi saling memaafkan yang dilakukan orang yang lebih muda kepada yang lebih tua.

Sungkem sendiri berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti sujud sebagai tanda bakti dan hormat.

Dalam sungkeman tersirat harapan dan doa agar ke depan keadaan menjadi lebih baik dengan saling memaafkan satu sama lain

Secara teknis, sungkeman dilakukan dengan bersimpuhnya anak yang lebih muda, lalu mencium tangan orang yang lebih tua. (1)

Baca: Lebaran

Baca: Opor Ayam

  • Asal Usul


Jika melihat dari sisi sejarah, tidak diketahui secara pasti kapan dan di mana tradisi sungkeman lebaran bermula.

Namun, seorang budayawan senior dari Universitas Gadjah Mada Dr. Umar Khayam (alm) pernah berteori perihal awal mula prosesi yang lekat di masyarakat Jawa ini.

Prosesi sungkeman merupakan bagian dari akulturasi budaya Jawa dan Islam, sama seperti budaya mudik dan perayaan lebaran.

Kearifan para ulama di Jawa mampu memadukan kedua budaya demi kerukunan dan kesejahteraan masyarakat saat itu.

Sedari awal sungkem telah dilakukan anak-anak Jawa kepada orang yang lebih tua, sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang lebih tua atau dituakan.

Sementara, para ulama menginginkan tradisi sungkeman dilakukan agar tujuan puasa Ramadan tercapai.

Selain itu juga untuk memantik budaya saling memaafkan secara massal, dengan harapan dosa-dosa dan kesalahan yang mungkin dilakukan antar manusia, dapat terhapus dan berguguran.

Ide tersebut kemudian dijalankan secara kolektif, hingga menjadi sebuah kebudayaan di masyarakat Nusantara, seiring berkembangnya Islam ke segala penjuru pada waktu itu. (2)

Baca: Padusan

Baca: Megengan

  • Makna


Makna pertama dari tradisi sungkeman ialah sebagai sarana yang dilakukan masyarakat Jawa untuk melatih kerendahan hati.

Sebab, dengan melakukan sungkem, seseorang akan melakukan gestur merendah dan menyembah kepada orang yang lebih tua.

Makna kedua dari sungkem, yaitu sebagai wujud terima kasih dari seorang anak atau orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua.

Ungkapan terima kasih ini diwujudkan dengan gestur yang seakan patuh dan hormat kepada orang yang lebih tua.

Makna dari tradisi sungkem yang berikutnya, yakni wujud penyesalan dan permintaan maaf dari segala perbuatan buruk yang pernah dilakukan kepada orang tua.

Sebuah hubungan antara orang yang lebih tua dengan yang lebih muda akan dapat diperbaiki dengan tradisi sungkeman.

Makna terakhir dari sungkeman, yakni sebagai ritual penyadaran diri pada jiwa-jiwa anak muda yang sering lupa bagaimana seharusnya memperlakukan orang yang lebih tua. (3)

Baca: Ketupat

Baca: Rendang

  • Tata Cara


Tradisi sungkeman tidak digunakan untuk menunjukkan rendahnya derajat seorang manusia kepada manusia yang lain.

Melainkan, hal tersebut dilakukan untuk menunjukkan akhlak dan sifat yang mulia dari seorang manusia.

Tujuan utama dari tradisi yang satu ini bukan hanya untuk memohon maaf kepada orang lain, namun juga sebagai tanda penghormatan kepada manusia lain yang telah memberikan sekaligus mengajarkan berbagai hikmah dari kehidupan.

Tradisi sungkeman dilakukan dengan cara membungkukkan badan dan jongkok sambil mencium kedua tangan orang yang lebih tua.

Setelah itu, maka diperbolehkan untuk mengucapkan permohonan maaf hingga doa yang dipanjatkan kepada Allah Swt. atas orang yang lebih tua dari kita tersebut. (3)

(Tribunnewswiki.com/Ron)



Nama Sungkeman
Jenis Tradisi
Dilakukan saat Hari Raya Idulfitri
Prosesi Pernikahan
   


Sumber :


1. www.inibaru.id
2. faktualnews.co
3. www.merdeka.com
4. thr.kompasiana.com


Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved