Dokter di China Klaim Virus Corona Telah Berubah hingga Mempersulit Penanganan, Bermutasi?

Dokter mengatakan kasus virus corona yang berada di wilayah timur laut berbeda dengan virus yang menyerang Wuhan


zoom-inlihat foto
ilustrasi-tes-virus-corona.jpg
pixabay.com
Ilustrasi Tes Virus Corona


Dokter mengatakan kasus virus corona yang berada di wilayah timur laut berbeda dengan virus yang menyerang Wuhan

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dokter di China bernama Qiu Haibo melihat virus corona telah berubah.

Ia mengatakan kasus virus corona yang berada di wilayah timur laut berbeda dengan virus yang menyerang Wuhan.

Menurutnya, virus yang berada di wilayah itu telah berubah dengan cara yang tidak diketahui.

Perubahan itu telah mempersulit upaya untuk memberantasnya, seperti diberitakan The Japan Times, Rabu (20/5/2020).

Masa infeksi virus pada pasien di utara Provinsi Jilin dan Heilongjiang lebih lama.

"Periode yang lebih lama di mana pasien yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala telah menciptakan kelompok infeksi keluarga," kata Qiu, yang sebelumnya dikirim ke Wuhan untuk menangani wabah.

Para ilmuwan masih belum sepenuhnya memahami apakah virus ini berubah secara signifikan atau tidak.

ILUSTRASI - Petugas medis mengambil sample darah pedagang saat Rapid Test virus corona atau Covid-19 di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (21/4/2020). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten menggelar screening test virus corona atau Covid-19 diantaranya di sejumlah pasar.
ILUSTRASI - Petugas medis mengambil sample darah pedagang saat Rapid Test virus corona atau Covid-19 di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (21/4/2020). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten menggelar screening test virus corona atau Covid-19 diantaranya di sejumlah pasar. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Baca: Bukan Wuhan China atau Amerika Serikat, Ahli Prediksi Tempat Ini Jadi Sarang Corona Terbesar Dunia

Perbedaan yang dilihat dokter Tiongkok mungkin saja disebabkan oleh fakta bahwa mereka dapat mengamati pasien secara lebih menyeluruh.

Berbeda ketika wabah pertama kali muncul, di mana sistem perawatan kesehatan setempat begitu kewalahan sehingga hanya kasus yang paling serius yang ditangani.

Cluster timur laut juga jauh lebih kecil dari wabah Hubei, yang akhirnya membuat lebih dari 68.000 orang sakit.





Halaman
1234
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved