Selain Surat Tugas dan Kesehatan, Calon Penumpang Pesawat Kini Harus Bawa Hasil Rapid Test Juga

Calon penumpang yang akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat, wajib membawa surat hasil rapid test yang dilakukan 7-10 hari sebelum berangkat.


zoom-inlihat foto
kondisi-sepi-di-posko-pemeriksaan-dokumen-perjalanan-bandara-soetta.jpg
Angkasa Pura II
Kondisi sepi di posko pemeriksaan dokumen perjalanan yang terletak di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis siang (14/5/2020).(Angkasa Pura II)


Calon penumpang yang akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat, wajib membawa surat hasil rapid test yang dilakukan 7-10 hari sebelum berangkat.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Syarat yang harus dipenuhi oleh calon penumpang pesawat yakni membawa surat tugas, surat keterangan kesehatan, dan hasil rapid test.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Bandara Soekarno-Hatta, Anas Ma'ruf, mengingatkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon penumpang pesawat sebelum melakukan penerbangan.

Selain membawa surat tugas perjalanan dan surat kesehatan, penumpang kini wajib membawa surat hasil rapid test.

Punya dokumen perjalanan, kemudian juga punya surat keterangan kesehatan dan juga yang penting adalah bebas atau punya hasil rapid test," kata Anas di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2020).

Anas menambahkan, calon penumpang yang tidak memiliki persyaratan tersebut, salah satunya hasil rapid test, maka ia tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan menggunakan pesawat.

Tidak hanya itu, mereka juga tidak diperbolehkan untuk membeli tiket pesawat.

Kini, pembelian tiket pesawat untuk sementara waktu tidak dapat dilakukan secara online, melainkan hanya dilayani langsung di tempat.

Pembelian tiket hanya dilakukan di tempat-tempat yang telah ditunjuk oleh maskapai penerbangan.

Baca: Bima Arya Terjun ke Lapangan Lihat Situasi Ramai di Pasar Jelang Lebaran: Rasanya Campur Aduk

Baca: Pemprov Jatim Siapkan Sistem Ganjil Genap untuk Antisipasi Kluster Covid-19 dari Pasar Tradisional

Baca: Pemkot Bekasi Perbolehkan Salat Idulfitri di Masjid, Epidemiolog: Siap-siap Kluster Baru Covid-19

Anas menyarankan, rapid test dilakukan 7 sampai 10 hari sebelum calon penumpang melakukan perjalanan supaya hasilnya dinyatakan valid.

"Ada beberapa yang menggunakan 14 hari, itu bisa kita terima sesuai dengan rapid test yang digunakan. Tapi rata-rata 7 sampai 10 hari sesuai denyan pedoman penanggulangan covid," terang Anas.

Calon penumpang yang membawa surat keterangan sehat tetapi tidak memiliki surat hasil rapid tes atau suratnya tidak valid, kata Anas, tidak akan diizinkan untuk terbang.

Hal tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa resiko yang akan terjadi.





Halaman
123
Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved