Fatwa Negara-Negara Arab tentang Salat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19: Boleh Dilakukan di Rumah

Untuk menangkal penyebaran virus corona, negara-negara Arab membolehkan salat Idul Fitri digelar di rumah


zoom-inlihat foto
masjidil-haram-1.jpg
Youtube
Masjidil Haram di Arab Saudi. Dewan ulama negara-negara Arab mengizinkan salat Idul Fitri digelar di rumah karena masih dalam keadaan pandemi Covid-19


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Suasana pelaksanaan Salat Idul Fitri kali ini akan terasa berbeda karena dilakukan di tengah pandemi virus corona penyebab Covid-19.

Untuk menangkal penyebaran Covid-19, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak salat Idul Fitri di masjid atau lapangan, tetapi di rumah.

Selain itu,  Majelis Ulama Indonesia atau MUI telah mengeluarkan fatwa tentang panduan kaifiat (tata cara) takbir dan salat Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19.

Dalam fatwa tersebut, disebutkan bahwa salat Idul Fitri boleh dilakukan di rumah secara berjamaah atau sendiri, terutama bagi umat Islam di daerah penyebaran Covid-19 yang belum terkendali.

Meski demikian, masih banyak orang yang mempertanyakan legalitas hukum syariat tentang pelaksanaan shalat Idul Fitri di rumah.

Berikut fatwa dari dewan ulama di negara-negara Arab soal pelaksanaan shalat Idul Fitri selama pandemi Covid-19 dilansir dari Kompas.com:

Arab Saudi

Ketua Dewan Ulama Senior sekaligus Mufti Arab Saudi Abdul Aziz bin Abdullah, Senin (18/5/2020), mengatakan, jika situasi pada Hari Raya Idul Fitri tak kunjung membaik, maka shalat Idul Fitri dilakukan di rumah tanpa menggunakan khotbah.

"Jika situasi seperti hari ini masih berlanjut, yaitu tidak dimungkinkannya shalat berjemaah di masjid, maka shalat Idul Fitri dilakukan di rumah tanpa khotbah setelahnya," kata Abdul Aziz, dilansir dari al-Khaleej Online, Selasa (19/5/2020).

Baca: Tata Cara Salat Idul Fitri Dilakukan di Rumah, Bisa Berjamaah atau Sendiri, Lengkap dengan Fatwa MUI

Baca: Fatwa MUI Soal Salat Idul Fitri Di Rumah: Bisa Jamaah, Bisa Munfarid, Begini Tata Caranya

Masjidil Haram, Mekah
Masjidil Haram, Mekah (Bandar ALDANDANI / AFP)

Mesir

Pada Minggu (17/5/2020), Dewan Ulama Senior al-Azhar yang diketuai oleh Grand Syekh Ahmad at-Thyyib mengatakan, umat Islam di seluruh dunia boleh melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah dengan tata cara yang sama seperti pelaksanaan di masjid atau lapangan.

Umat Islam juga diperbolehkan melaksanakannya, baik secara berjemaah maupun sendiri.

"Boleh juga shalat Idul Fitri dilakukan secara berjemaah dengan anggota keluarga atau dilakukan sendiri. Keduanya sama-sama didasari atas tujuan syariat Islam, yaitu melindungi diri dari segala macam bahaya," kata Ahmad at-Thayyib, dilansir dari Sky News Arabia, Minggu (17/5/2020).

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan shalat Idul Fitri di rumah tak mensyaratkan adanya khotbah.

Sementara, waktu pelaksanaannya adalah seperti waktu shalat Dhuha yang dimulai dari sekitar 20 menit setelah terbitnya matahari.

Dewan Ulama Senior al-Azhar juga mengajak seluruh umat Muslim dunia untuk berdoa agar wabah virus segera berakhir.

Baca: Pemkot Bekasi Perbolehkan Salat Idulfitri di Masjid, Epidemiolog: Siap-siap Kluster Baru Covid-19

Baca: Menko Polhukam Mahfud MD: Salat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan Dilarang oleh Permenkes

Ilustrasi Mesir
Ilustrasi Mesir (Tribun Travel)

Kuwait

Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Kuwait menegaskan, shalat Idul Fitri boleh dilakukan di rumah untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Meski demikian, Kementerian mengizinkan masjid-masjid untuk menghidupkan pengeras suara dan mengumandangkan takbir untuk menyemarakkan malam Idul Fitri.

Uni Emirat Arab





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved