Penyakitnya Bersifat Zoonosis, Virus Corona Mungkin Tidak Akan Hilang Meski Vaksin Sudah Ditemukan

SARS-CoV-2 awalnya ditularkan dari hewan ke manusia, tetapi setelah bermutasi, virus penyebab Covid-19 ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia


zoom-inlihat foto
ilustrasi-virus-corona-2.jpg
Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus corona. Penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona bersifat zoonosis, artinya dapat menular dari hewan ke manusia dan sebaliknya.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perkembangan vaksin virus corona sangat cepat dan bahkan ada yang mengklaim siap diproduksi sebelum akhir 2020.

Dunia mengharapkan vaksin ini segera siap agar bisa menahan laju penularan virus corona penyebab Covid-19.

Meski demikian, Direktur kedaruratan WHO, dr. Mike Ryan, memeringatkan bahwa ada kemungkinan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 tak akan hilang, meski vaksin sudah tersedia.

Vaksin sendiri berfungsi untuk mencegah penularan virus corona SARS-CoV-2 agar tidak menginfeksi tubuh, bukan untuk menghilangkan virus tersebut.

Berkaitan dengan hal ini, Indra Rudiansyah, kandidat doktor riset vaksin di Jenner Institute, Oxford University, menjelaskan lebih lanjut alasan virus corona tak akan hilang dari muka Bumi.

Indra menjelaskan bahwa SARS-CoV-2 awalnya memang ditularkan dari hewan ke manusia.

Setelah virus ini bermutasi, virus penyebab Covid-19 ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia.

Hingga Senin (18/5/2020) malam, setidaknya lebih dari 4,8 juta orang terinfeksi dan lebih dari 317 ribu orang meninggal dunia.

Baca: Penelitian Terbaru Ungkap Kucing Bisa Terkena Virus Corona dan Menularkannya Pada Kucing Lainnya

Baca: Kabar Baik, Tenaga Medis Non-Pegawai Tetap (PTT) yang Bertugas Atasi Wabah Corona Diusulkan Jadi PNS

Ilustrasi virus corona
Ilustrasi virus corona (Freepik)

Dalam acara Webinar Zoom bertajuk 'Big Questions Forum 9, Menghadapi Covid-19: Kebijakan, Sains, Solidaritas Nasional dan Global' yang diselenggarakan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) Jumat (15/5/2020), Indra menjelaskan apa yang sudah dipelajari dan diketahui para ilmuwan tentang virus ini.

"Virus corona (SARS-CoV-2) saat ini menular dari manusia ke manusia dan dari manusia juga bisa menularkan ke hewan, contohnya kucing dan harimau. Namun, tidak ada bukti dia (virus SARS-CoV-2) bisa menularkan virus dari hewan yang terinfeksi balik ke manusia, itu tidak bisa," ucap Indra.





Halaman
123
Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved