Meski telah menerapkan PSBB Surabaya Raya, kasus positif Covid-19 justru terus meningkat.
Bahkan, beberapa kali penambahan kasus positif Covid-19 di Jawa Timur mencapai tiga digit yang mana sebagian besar disumbangkan oleh Kota Surabaya.
Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono yang juga menjabat sebagai Koordinator PSBB Jawa Timur mengatakan, dalam masa PSBB Surabaya Raya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur melakukan pemeriksaan rapid test secara masif.
Baca: Kasus Covid-19 di Indonesia Terus Bertambah, Perlukah Melaksanakan Wacana Pelonggaran PSBB?
Baca: Gara-gara Covid-19, Bupati Ini Terpaksa Istirahat di Karpet karena Dilarang Sang Anak Tidur di Kamar
"Waktu di Sidoarjo ada 500 orang (yang dilakukan rapid test) pasti ketemu ada yang direaktif terhadap rapid tersebut," kata Heru Tjahjono, dikutip dari Tribun Madura.
"Jadi pasti jumlah ( kasus Covid-19 ) bertambah, karena yang diperiksa juga semakin banyak, kalau dulu dipilihi," lanjutnya.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengungkapkan selama PSBB Surabaya Raya memang masih banyak ditemukan pelanggaran.
"Contohnya pada 17 Mei ada pelanggaran ketertiban menggunakan masker, dan roda dua berboncengan," jelas Emil Dardak.
Selain menindak pelanggar, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur juga proaktif melakukan pemantauan terhadap 1.037 tempat kerja.
"Seluas-luasnya dilakukan (pemantauan) secara proaktif karena salah satu fokus PSBB adalah memperluas Tracing," lanjut Emil Dardak.
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria) (Surya.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Mal di Surabaya Dipadati Pengunjung Jelang Lebaran, Gugus Tugas Covid-19 Akan Gelar Operasi