Hal tersebut menyebabkan kandungan garam dalam tubuh larut bersama keringat atau saat buang air kecil.
Kekurangan garam dalam tubuh juga menyebabkan gampangnya terkena dehidrasi di tengah berpuasa.
3. Konsumsi Buah dan Sayur
Selalu masukkan buah dan sayuran dalam menu harian.
Batasi makanan olahan dan makanan cepat saji yang kandungan kalori dan lemaknya tinggi.
Mengonsumsi banyak sayur menyebabkan tubuh sehat dan tidak gampang lemas saat berpuasa.
Jika terus mengganti sayur dengan makanan siap saji, perut pun akan mengalami kegemukan karena banyaknya timbunan lemak yang masuk selama berpuasa.
Usahan atur konsumsi sayur dan makanan siap saji dengan seimbang.
Hindari gorengan sebisa mungkin, dan kurangi jumlah lemak dalam makanan dengan memasak dengan sedikit minyak sayur.
Pilihlah mengolah makanan dengan memanggang, mengukus, atau dengan mengasapinya.
Pilihlah produk susu rendah lemak dan daging tanpa lemak.
Baca: Resep Praktis Salad Buah Segar untuk Hidangan Berbuka Puasa
Baca: Resep Minuman Kekinian Ala Cafe Berbahan Kopi yang Cocok Disajikan saat Berbuka Puasa
4. Kurangi karbohidrat
Pilih karbohidrat kompleks seperti beras merah, oat, atau pun pasta gandum utuh.
Kandungan seratnya yang tinggi membuat perut kenyang lebih lama dan tidak cepat menaikkan kadar gula darah.
5. Jangan lewatkan sahur
Sahur adalah makanan yang sangat penting karena membantu menyeimbangkan kadar glukosa darah selama puasa
Melewatkan makan sahur akan membuatmu lebih lapar keesokan harinya dan mendorongmu untuk makan berlebihan saat berbuka puasa.
6. Batasi garam
Hindari makanan asin seperti mi instan, kerupuk asin, hidangan pedas, dan makanan kaleng, saat sahur karena dapat meningkatkan kebutuhan tubuh akan air.
Selain itu, konsumsi garam berlebih dalam jangka panjang dapat memicu berbagai penyakit, seperti hipertensi, osteoporosis, hingga gangguan ginjal.