TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyanyi campursari masyhur Didi Kempot berpulang secara mendadak pada Selasa (5/5/2020).
Pria yang terkenal dengan julukan The Godfather of Broken Heart itu dimakamkan di Ngawi, bersebelahan dengan makam putri sulungnya.
Para penggermarnya juga tidak menyangka Didi Kempot akan meninggalkannya secepat itu.
Salah satu dari mereka adalah Bupati Ngawi Budi Sulistyono.
Dilansir dari Kompas.com, Budi dan Didi Kempot masih mengobrol lewat sambungan telepon pada Selasa tengah malam.
Saat itu, Budi juga menanyakan kabar Didi Kempot.
Pria yang dijuluki The Godfather of Broken Heart itu mengaku dalam keadaan sehat.
"Tidak ada tanda-tanda Mas Didi sakit, kita membicarakan rencana konser digital tanggal 25 Mei mendatang di Ngawi," kata Budi di Ngawi, Selasa.
Baca: Inilah 5 Lagu Paling Terkenal Didi Kempot yang Sering Diputar Oleh Sobat Ambyar di Spotify & YouTube
Baca: Setahun Silam, Lagu Pamer Bojo Didi Kempot Pernah Dinyanyikan di Jalanan Inggris
Budi mengatakan bahwa Didi Kempot bakal didapuk sebagai penyanyi tunggal dalam konser digital yang mengambil tema tentang Covid-19 tersebut.
Dalam konser itu, terdapat dialog yang diikuti sejumlah tokoh penting seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.
Budi yang akrab disapa Kanang itu rencananya memandu langsung dialog tersebut.
“Itu konser kangen Jawa Timur di Ngawi, saya sebagai host dan akan berdialog dengan Ganjar, Pramono anung, Bu Risma dan Pak Anas,” katanya.
Meski Didi Kempot telah berpulang, konser digital tersebut akan tetap digelar.
Kanang mengubah konsep konser itu dengan tema In Memoriam Didi Kempot.
Kanang masih berusaha meminta izin keluarga Didi Kempot untuk menggelar konser tersebut.
"Konser akan diubah, tapi kita minta izin dulu dengan keluarganya dan timnya," kata Kanang.
Baca: Meninggalnya Penyanyi Campursari Didi Kempot Turut Dikabarkan Media Inggris dan Suriname
Menurut Kanang, seluruh warga Ngawi merasa kehilangan sosok penyanyi legendaris itu.
Sebab, banyak hal yang bisa diteladani dari pria yang memiliki nama lengkap Dionisius Prasetyo itu, khususnya dalam keuletannya meniti karir di bidang tarik suara.
“Kalau bicara kehilangan seluruh warga Ngawi kehilangan. Kalau seniman di Ngawi tidak meneladani perjuangan Mas Didi, rugi,” kata Kanang.
Untuk mengenang Didi Kempot, berikut profil dan fakta penyanyi campursari ini, dilansir dari Tribunnews.com.
Baca: Didi Kempot