Didi Kempot

Didi Kempot, penyanyi campursari yang berasal dari Solo, Jawa Tengah. Didi Kempot dijuluki sebagai Godfather of Broken Heart atau Bapak Patah Hati Nasional.


zoom-inlihat foto
didi-kempot.jpg
wartakota/nur ichsan
Didi Kempot

Didi Kempot, penyanyi campursari yang berasal dari Solo, Jawa Tengah. Didi Kempot dijuluki sebagai Godfather of Broken Heart atau Bapak Patah Hati Nasional.




  • Kehidupan Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyanyi yang memiliki nama asli Didi Prasetyo ini dikenal dengan nama Didi Kempot. (1)

Nama Kempot merupakan singkatan dari Kelompok Penyanyi Trotoar.

Didi Kempot, penyanyi campursari yang berasal dari Solo, Jawa Tengah.

Didi Kempot lahir di Solo, 31 Desember 1966.

Pria berjuluk The Godfather of Broken Heart ini meninggal di RS Kasih Ibu, Solo, Selasa (5/5/2020).

Didi Kempot merupakan putra dari pelawak di Kota Solo, Ranto Edi Gudel (almarhum), yang dikenal dengan nama Mbah Ranto.

Didi Kempot juga saudara pelawak senior yaitu Mamik Podang. (2)

Penyanyi yang terkenal dengan lagu Stasiun Balapan ini sejak kecil menikmati kehidupan di Surakarta.

Hingga saat ini Didi Kempot menjadi penyanyi campursari kebanggan kota kelahirannya.

Didi Kempot diketahui tidak menamatkan bangku sekolah.

Saat berada di bangku SMA, Didi Kempot memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya. (3)

Hal tersebut dilakukan karena Didi Kempot terpengaruh dengan perkataan ayahnya.

Pada saat itu ayah Didi Kempot mengatakan bahwa seniman tidak memerlukan sekolah tinggi yang terpenting adalah praktek.

Sejak kecil, Didi Kempot dikenal sebagai anak yang nekat dan berani.

Sejak kelas 3 SMP, Didi Kempot sudah mulai mengamen. (4)

Hal tersebut Didi Kempot lakukan terlepas Didi Kempot anak pelawak yang sedang berjawa pada saat itu.

Menurut Didi Kempot, mengamen bagaikan tes mental untuk dirinya.

Didi Kempot rela menjual sepeda untuk membeli sebuah gitar untuk mengamen.

Baca: Bang In-kyu (Sung Hoon)

  • Perjalanan Karier


Didi Kempot mengawali karier sebagai musisi jalanan atau pengamen. (5)

Pada sekitar 1984, Didi Kempot mulai menekuni profesi sebagai pengamen di Solo.

Dua tahun kemudian, Didi Kempot dan tman-temannya merantau ke Jakarta.

Saat berada di Jakarta, Didi Kempot mengontrak rumah bersama teman-temannya. (6)

Didi Kempot justru mengamen dan mengawali karier dari nol.

Sebuah keberuntungan berpihak pada Didi Kempot, pada saat itu seorang produser mengajak Didi Kempot masuk ke dapur rekaman.

Didi Kempot memiliki ciri khas dengan pakaian khas Jawa yang lengkap dengan blankon. (7)

Sejak saat itu Didi Kempot mulai muncul di televisi nasional membawakan lagu campursari.

Lagu 'Stasiun Balapan' menjadi satu di antara lagu Didi Kempot yang populer.

Nama Didi Kempot menjadi lebih dikenal khalayak melalui lagu tersebut.

Album perdana Didi Kempot juga bertajuk 'Stasiun Balapan' yang dirilis pada tahun 1999.

Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul 'Plong'.

Tak berhenti berkarya, Didi Kempot terus mengeluarkan album dengan lagu campursari yang khas.

Pada tahun 2001, Didi Kempot merilis album berjudul 'ketaman Asmoro'.

Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul 'Pokoe Melu'.

Album yang dikeluarkan Didi Kempot terus mendapatkan respon positif masyarakat Indonesia.

Dalam album 'Cucak Rowo' pada tahun 2003, lagu yang dibawakan Didi Kempot menjadi populer.

Di tahun berikutnya, Didi Kempot kembali merilis album 'Jambu Alas' bersama Nunung Alvi pada tahun 2004.

Dan pada tahun 2005, Didi Kempot merilis album berjudul 'Ono Opo'.

Lagu 'Stasiun Balapan' meceritakan sebuah nama stasiun yang ada di Solo. (8)

Didi Kempot menciptakan lagu tersebut ketika dirinya mengamen di Solo.

Pada saat itu Didi Kempot terinspirasi dari penumpang yang ada di stasiun tersebut.

Baca: Chris Evans

  • Mendapatkan Berbagai Gelar


Meski telah lebih dari 30 tahun menjadi penyanyi campursari.

Pamor Didi Kempot di kalangan anak muda di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur masih tinggi.

Eksistensi Didi Kempot menjadi seorang musisi terbilang 'tahan banting'. (9)

Beberapa bulan terakhir, Didi Kempot kembali naik daun di kalangan anak muda.

Kalangan anak muda menyebut Didi Kempot sebagai 'Sobat Ambyar'.

Tak hanya itu, terdapat sebutan 'Sad Boy' dan 'Sad Girl' untuk para penggemar Didi Kempot.

Didi Kempot juga diberi sebutan spesial sebagai Godfather of Broken Heart.

'Lord Didi' menjadi panggilan baru Didi Kempot yang dibuat oleh penggemar Didi Kempot.

Hal tersebut karena lagu-lagu Didi Kempot yang menceritakan tentang kesedihan dan kisah patah hati.

  • Diskografi


Stasiun Balapan (1999)

Plong (2000)

Ketaman Asmoro (2001)

Poko'e Melu (2002)

Cucak Rowo (2003)

Jambu Alas (2004)

Ono Opo (2005)

  • Penghargaan


AMI (Anugrah Musik Indonesia) Award

Penampil Solo/Duo/Grup Kontemporer (2002)

Album Keroncong Kontemporer (2002)

Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik (2003)

Lagu Daerah (2010)

Karya Produksi Lagu Berbahasa Daerah Terbaik (2011)

Solo/Duo/Grup Dangdut Berbahasa Daerah Terbaik (2013)

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria Cika)

Jangan lupa subscribe official Youtube channel TribunnewsWiki di TribunnewsWiki Official

  • Meninggal Dunia


Didi Kempot meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020). (8)

Didi Kempot meninggal dunia pada usia 53 tahun pukul 07.45 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu, Surakarta.

Jenazah Didi Kempot dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur.

Tepatnya berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Diketahui, Didi Kempot dimakamkan di sebelah makam anak pertamanya bernama Lintang.

Konser Amal dari Rumah di Kompas TV

Sebelum meninggal dunia, Didi Kempot menggalang donasi untuk masyarakat yang terdampak Covid-19. (9)

Didi Kempot menggalang dana melalui sebuah acara konser bertajuk "Konser Amal dari Rumah".

Konser tersebut disiarkan langsung oleh Kompas TV pada Sabtu (11/4/2020).

Melalui konser amal itu, Didi Kempot berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 7,6 miliar.

Hasil penggalangan dana melalui 'Konser Amal dari Rumah' ini telah disumbangkan ke beberapa wilayah yang terdampak Covid-19.

Donasi yang dikumpulkan melalui Konser Amal dari Rumah ini juga diberikan kepada Jaringan Lintas Iman Tanggap Covid-19 (JIC).

Donasi tersebut telah disalurkan ke empat lembaga yakni Lazis NU, Laziz Muhammadiyah, Jaringan Lintas Iman untuk Covid-19, dan Sobat Ambyar.


Di tengah pandemi Covid-19, Didi Kempot sempat merilis sebuah lagu di akun Youtube-nya. (10)

Lagu tersebut berjudul 'Ojo Mudik' yang merupakan lagu tentang protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah Indonesia.

Melalui lagu tersebut, Didi Kempot mengajak masyarakat untuk tidak mudik terlebih dahulu selama adanya pandemi Covid-19.

Dalam video klip lagu 'Ojo Mudik', Didi Kempot turut menggandeng sejumlah pejabat di Solo.

Di antaranya Wali Kota FX Hadi Rudyatmo, Dandim 0735 Surakarta Letkol Infanteri Wiyata Sempana Aji, dan Kapolresta Surakarta, Kombes Andy Rifai.

Didi Kempot mengajak seluruh sobat ambyar yang ada diperantauan untuk tidak pulang ke kampung halaman sebagai upaya pencegahan virus corona.

Ia juga berharap Sobat Ambyar di Indonesia menjadi Duta Ojo Mudik.

Hingga Selasa (5/5/2020) siang, video klip 'Ojo Mudik' berhasil ditonton lebih dari 675 ribu kali.



Nama Didi Prasetyo
Lahir Surakarta, 31 Desember 1966
Ayah (Almarhum) Ranto Edi Gudel
Saudara Mamiek Prakoso
Instagram didikempot_official
Twitter didikempotid
Meninggal Dunia 5 Mei 2020








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved