BATU BERAK - Situs Megalitikum, Jejak Pemujaan dan Permukiman di Lampung Barat Masa Prasejarah

Inilah Batu Berak, situs megalitikum yang merupakan jejak pemujaan dan permukiman di Lampung Barat.


zoom-inlihat foto
situs-batu-berak-6346.jpg
Kemendikbud
Situs Batu Berak - Arti Penting Situs Batu Berak, Peninggalan Megalitik di Lampung: Nilai Sejarah dan Ilmu Pengetahuan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Lampung Barat merupakan salah satu bagian dari Provinsi Lampung yang terkenal akan wisata alamnya yang indah.

Tak hanya Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, tapi juga terdapat peninggalan purbakala berupa situs zaman prasejarah yang banyak tersebar di Kabupaten Lampung Barat.

Satu diantaranya adalah situs megalitik Batu Berak.

Situs ini dapat dicapai dengan perjalanan darat yakni memakai kendaraan roda dua dan empat.

Situs Purbakala Batu Berak secara administratif berada di Pekon Purajaya, Kecamatan Kebon Tebu, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung.

Baca: Arti Penting Situs Batu Berak, Peninggalan Megalitik di Lampung: Nilai Sejarah dan Ilmu Pengetahuan

Situs Batu Berak atau yang juga dikenal sebagai Situs Megalitik Batu Brak (kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Situs Batu Berak atau yang juga dikenal sebagai Situs Megalitik Batu Brak (kebudayaan.kemdikbud.go.id) (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Situs purbakala ini pertama kali ditemukan pada tahun 1951 oleh rombongan transmigrasi biro rekonstruksi nasional (BRN).

Selang beberapa tahun setelah ditemukan, pada tahun 1980, penelitian pertama dimulai oleh Profesor Dr Aris Sukendar, seorang arkeolog dari Jakarta.

Kompleks situs purbakala batu berak ini berada di bawah naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Lampung yang bekerjasama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten.

Peninggalan arkeologis yang ada di situs Baru Berak terdapat beberapa yaitu: Batu Jagur, Tameng, Telaga Mukmin, Batu Jaya dan lain sebagainya,"

Riwayat penelitian sebelumnya pernah dicatat oleh seorang arkeolog dari Belanda, bernama Van Der Hoop. Di dalam disertasi yang diterbitkan pada 1832, disebutkan tentang batu berak di daerah Lampung ini.

Kemudian pada tahun 1951, muncul gerakan Badan/Biro Rekonstruksi Nasional, yang membuka lahan itu untuk transmigrasi.

Berkat itulah kemudian muncul penemuan-penemuan seperti batu-batu yang bersebaran yang ternyata adalah Menhir ataupun Dolmen.

Baca: Soal dan Jawaban Materi Belajar dari Rumah untuk SMP di TVRI Jumat 24 April 2020: Situs Batu Berak

Program Belajar dari Rumah TVRI - Apa itu situs Batu Berak?
Program Belajar dari Rumah TVRI - Apa itu situs Batu Berak? (/referensi.data.kemdikbud.go.id/)

Situs Batu Berak telah melalui pemugaran selama empat tahap yang dimulai pada 1984 hingga 1989.

Pada tahun 1989, kompleks situs megalitik Batu Berak mulai dibuka untuk umum baik untuk wisata maupun untuk keperluan penelitian.

Situs Batu Berak dikelilingi oleh bukit-bukit dan gunung, sebelah utaranya Bukit Abung, di sebelah selatan Bukit Asahan, di sebelah barat Bukit Rigis, dan di sebelah timur itu bukit Betung.

Selain itu terdapat juga situs Batu Jagur. Batu ini berada di bukit dengan permukaan yang rata.

Kemudian juga Batu Tameng yang juga terletak di bukit. Batu ini merupakan Dolmen dan Menhir. Konon katanya, dulu di situ terdapat satu meja dari batu yang di atasnya ada batu bulat, seperti tameng. Sehingga diberi nama Batu Tameng.

Di situs tersebut juga ditemukan fragmen tembikar, keramik, dan Batu Umpak.

Kemudian Telaga Mukmin, sebuah peninggalan dari Dolmen besar dan ada juga yang kecil dan terletak di lerang Bukit Asahan.

Lebih jauh lagi, terdapat juga telaga jernih, suatu sumber air, yang kemudian disebut Telaga Mukmin.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved