Momen Pakar Kesehatan AS Anthony Fauci Jawab Pertanyaan Anak 7 Tahun tentang Virus Corona

Inilah momen gadis berusia 7 tahun mendapat kesempatan bertanya kepada ahli kesehatan, Dr Anthony Fauci tentang virus corona


zoom-inlihat foto
ava-dan-anthony-fauci.jpg
Tangkapan Layar Youtube CBS PHilly
Ava, gadis berusia 7 tahun (kanan) mendapat kesempatan bertanya kepada ahli kesehatan dan pakar penyakit menular, Dr Anthony Fauci mengenai virus corona


Penyebaran virus corona di Amerika Serikat (AS) diprediksi akan memasuki gelombang kedua yang diyakini lebih berbahaya.

Gelombang kedua COVID-19 ini dimungkinkan akan hadir bersamaan dengan awal datangnya musim flu, yaitu musim dingin di AS.

Pernyataan pejabat kesehatan terkemuka di AS pada Selasa (21/4/2020), dikutip AFP, ini meminta warganya bersiap menghadapi kemungkinan tersebut.

Robert Redfield selaku Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit / Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memperingatkan warga Amerika untuk berjaga-jaga pada beberapa bulan ke depan.

Redfield juga meminta agar masyarakat Amerika menyiapkan antibiotik untuk menangkis datangnya awal musim penyakit flu.

Baca: Demonstrasi Anti-Lockdown Bermunculan di Amerika Serikat dan Brazil, Pemimpin Negara Ikut Bergabung

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di depan media menjelaskan mengenai gugus tugas virus corona. Ia juga menjawab sejumlah pertanyaan dari wartawan.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di depan media menjelaskan mengenai gugus tugas virus corona. Ia juga menjawab sejumlah pertanyaan dari wartawan. (MANDEL NGAN / AFP)

"Ada kemungkinan bahwa serangan virus di negara kita pada musim dingin tahun depan akan lebih sulit daripada yang baru kita lalui," katanya kepada Washington Post, Selasa malam (21/4/2020), dikutip AFP.

"Kita akan mengalami epidemi flu dan epidemi virus corona pada saat yang bersamaan," terangnya.

Berdasarkan perhitungan data dari Universitas John Hopkins, kasus infeksi COVID-19 di Amerika Serikat mencapai lebih dari 800.000 kasus sejak awal munculnya pandemi.

Sementara jumlah kematian total mencapai 44.845 pasien, dan menjadi negara dengan jumlah terbesar di dunia.

Adapun miliaran manusia di seluruh dunia telah diperintahkan untuk tetap berada di rumah dalam beberapa bulan terakhir ketika pemerintah berupaya mencegah penyebaran virus.

Baca: Nasib Pelajar Kurang Mampu di Amerika Serikat: Tak Punya Laptop, Pengajaran Tertunda

Demonstran berkumpul di depan gedung Colorado State Capitol selama rapat umum
Demonstran anti-lockdown berkumpul di depan gedung Colorado State Capitol selama rapat umum dengan tuntutan "Buka Kembali Colorado" di Denver, Colorado, pada 19 April 2020. (Jason Connolly / AFP)

Negeri Paman Sam, sama halnya seperti negara lainnya, telah berjuang mendapatkan cukup ventilator dan alat perlindungan diri (APD) bagi staf medis menyusul meningkatnya jumlah korban meninggal.

Robert Redfield menyebut datangnya virus corona di AS sama halnya seperti datangnya musim pilek / flu.

Keduanya, menurup Redfield, dapat membuat sistem kesehatan dalam tubuh manusia perlahan menjadi lemah.

Jika kedua penyakit tersebut memuncak pada waktu yang bersamaan, Redfield mengatakan; "Itu bisa jadi sangat, sangat, sangat sulit," bagi sistem kesehatan tubuh untuk mengatasinya.

Menurutnya, tubuh perlu mendapatkan suntikan antibodi flu menjelang datangnya musim dingin.

"Semoga masih ada kasur di rumah sakit yang tersedia bagi ibu dan nenek kalian yang mungkin terkena virus corona,"tambahnya.

Baca: Surat Terbuka Akademisi China, Minta Amerika Serikat dan China Bersatu Hadapi Pandemi Covid-19

Baca: Sempat Berkirim Surat dan Mengaku Berhubungan Baik, Donald Trump Tak Tahu Kim Jong Un Sakit Jantung

Baca: Donald Trump Putuskan AS Stop Danai WHO, Negara Miskin Paling Kena Imbas, Tak Hanya Perangi Covid-19

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved