Demonstrasi Anti-Lockdown Bermunculan di Amerika Serikat dan Brazil, Pemimpin Negara Ikut Bergabung

Demonstrasi Anti-Lockdown muncul di sejumlah negara bagian di Amerika Serikat dan Brazil, yang dilaporkan mendapat dukungan dari pemimpin negara.


zoom-inlihat foto
demonstrasi-anti-lockdown-corona-di-amerika-serikat-343434.jpg
Jason Connolly / AFP
Demonstrasi Anti-Lockdown muncul di sejumlah negara bagian di Amerika Serikat dan Brazil. Aksi ini dilaporkan mendapat dukungan dari pemimpin negara untuk memprotes kebijakan gubernur di sejumlah negara bagian. FOTO: Gadis-gadis muda berdiri memegang bendera AS di bawah sinar matahari di sebuah mobil saat para demonstran berkumpul untuk memprotes kebijakan tinggal di rumah dalam rapat umum "Buka Kembali Colorado" di Denver, Colorado, pada 19 April 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah aksi menentang kebijakan lockdown bermunculan di sejumlah negara.

Negara Amerika Serikat yang mempunyai lebih dari 759.000 kasus infeksi dilaporkan didemo warganya yang anti-lockdown di beberapa negara bagian seperti; Colorado, Texas, Maryland, New Hampshire, dan Ohio.

Kemarahan warga yang menolak untuk tetap berada di rumah ini diluapkan dengan turun ke jalan memprotes kebijakan gubernur di sejumlah negara bagian.

Kondisi semakin panas, banyak warga Amerika keluar rumahnya dengan membawa bendera.

Sejumlah warga juga dilaporkan membawa senjata.

Baca: New York Beri Sinyal Akan Cabut Lockdown COVID-19, Buka Kembali Bisnis dan Sekolah

Seorang pengemudi mengibarkan bendera AS mengikuti demonstrasi
Seorang pengemudi mengibarkan bendera AS mengikuti demonstrasi "Buka Kembali Colorado" di Denver, Colorado, pada 19 April 2020 memprotes kebijakan tetap tinggal di rumah. Ratusan warga dilaporkan memprotes kebijakan tersebut pada 18 April di kota-kota di seluruh Amerika yang mendapat dorongan dari Presiden Donald Trump (JASON CONNOLLY / AFP)

Namun, beberapa dari mereka terlihat masih berada di mobil mereka dengan mengenakan masker pelindung.

Demonstran yang sebagian besar berasal dari kalangan sayap kanan ini justru mendapat dukungan dari Presiden AS, Donald Trump.

Melalui cuitannya di Twitter, Donald Trump mendukung kebebasan pembatasan di sejumlah negara bagian, seperti Virginia dan Minnesota.

Trump mencuit, "Bebaskan Virginia", "Bebaskan Minnesota" mengacu pada pembatasan gubernur negara bagian tersebut dalam beberapa sektor.

Aksi Trump di media sosial ini menuai protes dari sejumlah warga lainnya yang berseberangan dengannya.

Sementara di Brazil, Presiden Jair Bolsonaro berulang kali mengklaim bahwa ancaman virus itu berlebihan.

Ia memutuskan bergabung dengan ratusan pendemo di Brazil yang keberatan dengan perintah tinggal di rumah, dari sejumlah gubernur negara bagian.

Negara Brazil memiliki infeksi terbanyak di Amerika Latin, dengan perhitungan total melampaui 100.000 kasus dan kematian hampir mencapai 5.000 orang.

"Berharaplah pada presiden Anda untuk melakukan apa yang perlu, sehingga kami dapat menjamin demokrasi dan apa yang paling kami cintai, yaitu kebebasan kita semua," kata Bolsonaro di depan para pendemo sambil terbatuk-batuk.

Presiden Brasil Jair Bolsonaro Corona Virus
Presiden Brasil Jair Bolsonaro terbatuk-batuk ketika berbicara di depan para pendukungnya yang iring-iringan mobil memprotes kebijakan karantina dan pembatasan sosial di sejumlah wilayah untuk memerangi wabah virus corona pada 19 April 2020. (Sergio LIMA / AFP)

Sejumlah Negara Cabut Pembatasan Sosial

Sejumlah negara di dunia telah memulai buka tutup kebijakan untuk membuka kembali pembatasan sosial.

Uji coba kebijakan ini merupakan strategi untuk menahan perekonomian agar tidak semakin terperosok.

Sebagian besar negara yang melakukan buka tutup kebijakan pembatasan sosial berasal dari negara-negara di Eropa.

Negara Denmark dilaporkan telah membuka kembali sekolah setelah adanya penutupan selama sebulan.

Kemudian, Finlandia dilaporkan membuka blokade transportasi kereta api dan jalan raya selama dua minggu di wilayah Helsinki.

Foto: Sejumlah mobil melaju melewati pos kontrol lalu lintas di Hyvinkää, Finlandia, pada 15 April 2020. Pemerintah Finlandia dikabarkan telah mencabut lockdown untuk wilayah Uusimaa. Meski Perdana Menteri Finlandia mencabut pembatasan di wilayah Helsinki, tetapi otoritas memperingatkan bahwa epidemi
Foto: Sejumlah mobil melaju melewati pos kontrol lalu lintas di Hyvinkää, Finlandia, pada 15 April 2020. Pemerintah Finlandia dikabarkan telah mencabut lockdown untuk wilayah Uusimaa. Meski Perdana Menteri Finlandia mencabut pembatasan di wilayah Helsinki, tetapi otoritas memperingatkan bahwa epidemi "belum terkendali" dan pembatasan lainnya akan tetap ada. Sebelumnya, pemerintah pada 28 Maret menutup jalan dan transportasi kereta api di wilayah Uusimaa untuk semua perjalanan kecuali urusan penting dalam upaya menghentikan infeksi menyebar ke seluruh negara. (JUSSI NUKARI / LEHTIKUVA / AFP)




Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved