Larangan Mudik Berlaku Mulai 24 April 2020, Ini Sanksi Paling Ringan Bagi Warga yang Masih Nekat

Larangan mudik akan berlaku mulai 24 April 2020 mendatang dan pemberian sanksi akan mulai diterapkan pada 7 Mei 2020.


zoom-inlihat foto
sejumlah-kendaraan-pemudik-antrean-panjang-saat-memasuki-jalan-tol-cipali.jpg
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
ILUSTRASI - Sejumlah kendaraan pemudik antrean panjang saat memasuki jalan tol Cipali km 42, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (21/6/2017). H-4 jelang Lebaran 2017, sejumlah kendaraan pemudik mulai memadati Tol Cipali menuju tol Fungsional Brebes-Pemalang Jawa Tengah. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pemerintah resmi melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas lewat video conference, Selasa (21/4/2020).

Presiden Joko Widodo mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (26/3/2020) malam. Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan).
Presiden Joko Widodo mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (26/3/2020) malam. Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan). (Kompas.com/Dokumen Istana Negara)

"Pada rapat hari ini, saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang," kata Presiden Jokowi, seperti dikutip dari Kompas.com.

Ia pun meminta jajarannya untuk segera mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan larangan mudik ini.

Terkait hal tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan skema dan aturan pelaksanaan larangan tersebut.

Baca: Jika Pemerintah Tak Izinkan Mudik, Ini Skenario Kemenhub: Larang Angkutan Umum hingga Tutup Tol

Adapun skema yang disiapkan adalah pembatasan lalu lintas.

Angkutan umum dan kendaraan pribadi dilarang untuk keluar dari zona merah Covid-19.

“Kendaraan angkutan umum, kendaraan pribadi, sepeda motor tidak boleh keluar masuk zona merah,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2020).

Budi menegaskan pihaknya tidak akan menutup akses jalan antar wilayah, sebab pemerintah tidak melarang angkutan barang dan logistik untuk beroperasi.

"Skenario yang disiapkan jika mudik dilarang adalah berupa pembatasan lalu lintas pada jalan akses keluar masuk wilayah, bukan penutupan jalan," ujar Budi.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Ramalan Zodiak Besok Selasa 27

    Berikut ini adalah ramalan zodiakmu untuk hari esok
  • Ramalan Zodiak Cinta Besok Selasa

    Berikut ramalan zodiak cinta besok Selasa 27 Juli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved