Jumlah Kasus Positif Coronavirus di Italia Turun untuk Pertama Kali Sejak Terserang Pandemi Covid-19

Jumlah kasus positif Covid-19 di Italia turun untuk pertama kali, pejabat setempat sebut sebagai tanda yang baik


zoom-inlihat foto
gereja-roma-italia.jpg
MARCO BERTORELLO / AFP
ILUSTRASI suasana di Italia yang mulai membaik - Sepasang suami istri berdoa di Gereja St Secundus pada 8 Maret 2020 di Asti, wilayah karantina baru di Italia Barat Laut.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabar baik seputar pandemi virus corona datang dari Italia.

Jumlah orang yang diidentifikasi positif Covid-19 di Italia, mengalami penurunan untuk pertama kalinya sejak negara itu terserang pandemi.

Ada 108.237 orang yang kini tengah di rawat di rumah sakit atau menjalani pemulihan di rumah, seperti diberitakan BBC.com, Selasa (21/4/2020).

Baca: Update Pasien Virus Corona 21 April 2020 di Seluruh Dunia, Total 2.477.426 Kasus

Angka tersebut 20 lebih sedikit dari hari sebelumnya.

Memang angka penurunan terbilang sangat kecil.

Namun, pemerintah setempat mengatakan keadaan ini sebagai simbol perkembangan yang positif.

Italia memiliki jumlah kasus Covid-19 tertinggi ketiga di dunia setelah Spanyol dan AS.

Pada hari Minggu, peningkatan kasus positif aktif di negara itu adalah 486.

"Untuk pertama kalinya, kami telah melihat perkembangan positif baru, jumlah saat ini positif telah menurun," kata kepala badan perlindungan sipil Angelo Borrelli kepada wartawan.

Pihak berwenang Italia menyebut angka-angka itu "sangat menggembirakan".

Seorang pasien ketika dia dibawa dengan tandu ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2  di Pusat Gemelli di Roma, Italia
Seorang pasien ketika dia dibawa dengan tandu ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 di Pusat Gemelli di Roma, Italia (AFP/Getty)

Jumlah orang yang saat ini terinfeksi coronavirus telah turun untuk pertama kalinya, itu adalah tonggak penting, meskipun faktanya tes yang dilakukan juga lebih sedikit dari hari sebelumnya.

Sementara jumlah infeksi menyebabkan optimisme, angka kematian setiap hari terbukti masih sangat tinggi.

Lebih dari 24.000 orang sejauh ini meninggal akibat virus corona di Italia, menurut Johns Hopkins University yang berbasis di AS, yang melacak penyakit ini secara global.

Namun, karena orang yang meninggal di rumah atau di fasilitas perawatan tidak termasuk dalam angka pemerintah, banyak yang percaya bahwa angka kematian dan infeksi yang sebenarnya mungkin lebih tinggi daripada penghitungan resmi.

Lockdown Italia berlanjut hingga 3 Mei, tetapi beberapa bisnis telah diizinkan untuk buka kembali.

Beberapa bisnis itu antara lain, toko buku, alat tulis, dan toko yang menjual pakaian anak-anak.

Kebijakan tersebut diterapkan karena para pejabat melihat bagaimana jaga jarak fisik dapat diterapkan dengan baik di sana.

Baca: UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia Hingga Senin 20 April 2020: 6.760 Terkonfirmasi

Berita Serupa: Warga AS Demo Pemerintah Segera Buka Lockdown

Sementara ada kabar baik di Italia, berita kurang mengenakkan terjadi di Amerika Serikat.

Amerika Serikat tengah menghadapi gelombang demonstrasi yang menuntut agar pemerintah membuka kembali lockdown akibat Covid-19.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved