TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ditetapkan sebagai pandemi global, dampak yang diakibatkan oleh virus corona memang merepotkan hampir semua negara di dunia.
Termasuk Indonesia yang saat ini masih berperang melawan pandemi corona.
Beberapa kebijakan telah diberlakukan untuk mencegah dan mengatasi wabah corona di tanah air.
Diantaranya pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga adanya imbauan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan bekerja di rumah.
Tak hanya itu untuk mencegah dampak ekonomi, beberapa waktu lalu pemerintah memutuskan untuk tidak memberikan tunjangan hari raya (THR).
Terutama bagi ASN dengan golongan eselon II ke atas.
Kebijakan yang dinilai efektif dalam melakukan pencegahan penularan Covid-19 diantraranya Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB).
Baca: Pemerintah Blokir Ponsel Black Market, Ini yang Harus Dilakukan Agar Gawai Tetap Bisa Digunakan
Baca: Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia Terus Naik, Ahli : Akankah Jadi Italia di Asia Tenggara?
Optimisme Jokowi mengenai PSBB
PSBB pertama kali diberlakukan di DKI Jakarta sebagai episenter Covid-19 di Indonesia mulai Jumat, (10/4/2020).
Setelah itu diikuti oleh pengajuan dan persetujuan Kemenkes untuk dilakukan PSBB di Jabodetabek hingga Makassar.
Dikutip dari Kompas.com, jubir pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengungkap adanya optimisme pemerintah melalui kebijakan PSBB.
Lebih lanjut Yuri menyampaikan pemerintah meyakini pandemi corona di Indonesia akan segera berakhir akhir tahun 2020.
Terutama jika PSBB dilaksanakan dengan tertib oleh seluruh lapisan masyarakat tanah air.
"Semua kebijakan pemerintah dijalankan, ya pasti akan tercapai itu. Itu kan kebijakan pemerintah," kata Yuri kepada Kompas.com, Jumat (17/4/2020).
Hal tersebut juga ia katakan terkait ucapan Presiden Joko Widodo yang meyakini bahwa pandemi Covid-19 akan selesai pada akhir tahun 2020.
Optimisme tersebut, dikatakan oleh Yuri, juga merupakan harapan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Yuri mengatakan, pandemi akan segera berakhir apabila semua kebijakan pemerintah seperti PSBB.
Bagi daerah yang belum diberlakukan PSBB, Yuri mengimbau masyarakat harus menjalankan physical distancing dengan baik.
Tak hanya itu, Yuri juga mengimbau semua orang untuk taat memakai masker dan tetap berada di rumah untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.
"Kalau belum ditetapkan PSBB ya physical distancing, pakai masker, tetap di rumah dijalankan dengan baik," ungkap Yuri.