Peneliti Sebut Ada Tiga Jenis Virus Corona, Terungkap Akar dari Pandemi Covid-19 Saat Ini

Para peneliti sebutkan 3 varian dari virus corona, yaitu tipe A, tipe B, dan Tipe C.


zoom-inlihat foto
coronavirus-2.jpg
ABC
Sebuah karya seni komputer dari coronavirus, dinamai sesuai dengan corona, atau mahkota, protein permukaan (titik-titik luar) yang digunakan untuk menembus sel inang.(ABC)


Dua pertiga sampel Amerika adalah tipe A, tetapi pasien yang terinfeksi sebagian besar berasal dari Pantai Barat, dan bukan New York.

Para peneliti mengatakan versi A sebagai akar dari wabah virus corona yang menyebar saat ini

Mutasi virus Disebutkan, virus corona baru (SARS-CoV-2) bermutasi dan menciptakan turunan virus yang berbeda.

Virus B secara imunologis mudah beradaptasi di kawasan Asia Timur, akan tetapi ia tidak bisa semudah itu untuk di kawasan lain, sehingga varian virus ini perlu bermutasi.

Proses mutasi di kawasan Asia Timur pun terpantau lebih lambat dibandingkan di kawasan lain.

Akan tetapi seluruh hasil penelitian ini diambil dari masa awal pandemi, saat jalur evolusi covid-19 belum melakukan lebih bayak mutasi.

"Ada terlalu banyak jenis mutasi untuk bisa melacak keluarga covid-19 secara rapi.”

“Kami menggunakan algoritma matematika untuk memvisualisasikan semua silsilah atau urutan keturunan virus," jelas ahli genetika dari University of Cambridge, Dr Peter Forster.

Sebelumnya, teknik ini banyak digunakan untuk memetakan pergerakan populasi manusia zaman prasejarah melalui DNA-nya.

Untuk saat ini adalah kali pertama teknik yang sama digunakan untuk melacak alur infeksi sebuah virus.

Para ilmuwan meyakini virus yang secara resmi disebut SARS-CoV-2 ini terus bermutasi untuk mengatasi resistensi sistem kekebalan pada populasi yang berbeda.

Baca: Donasi Masyarakat Indonesia untuk Tangani Covid-19 Terkumpul 196 M, Yuri: Gotong Royong Budaya Kita

Beberapa infeksi yang terjadi di suatu negara dapat terlacak kapan dan dari mana asalnya.

Diambil contoh virus pertama kali masuk ke Italia berasal dari infeksi yang terjadi di Jerman, ini terdokumentasi pada 27 Januari 2020.

Tak hanya dari Jerman, virus di Italia juga sangat berkaitan erat dengan kluster Singapura.

Metode yang digunakan ini, analisis jaringan filogenetik, diklaim dapat membantu mengidentifikasi sumber-sumber infeksi yang tidak terdata, juga dapat membantu memprediksi episentrum persebaran secara global jika terjadi wabah yang sama di masa depan.

Mengutip dailymail, para peneliti mengungkapkan penelitian tersebut terlalu kecil untuk menarik kesimpulan tegas.

Walaupun karya akademis yang dipublikasikan dan telah diteliti oleh sesama ilmuwan itu hanya melacak sampel dari 160 pasien di seluruh dunia, termasuk banyak kasus pertama di Eropa dan AS.

Sekarang ini tim peneliti telah memperbarui analisis mereka untuk memasukkan lebih dari 1.000 kasus Covid-19 hingga akhir Maret untuk memberikan gambaran lebih jelas tentang penyebaran jenis virus corona.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, Grid.id/Devi Agustiana)

Sebagian artikel ini telah tayang di grid.id dengan judul, "Begini Kata Ahli Tentang 3 Jenis Virus Corona yang Menyebabkan Covid-19"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved